Konten berikut disusun ulang oleh kami dari kontribusi anggota grup Zhao Kangkang:
Perjalanan ke Bali kali ini, kami berangkat dengan penuh semangat, menjelajahi nuansa budaya Ubud, menikmati waktu santai di Atlas Beach Club, dan mencicipi jajanan lezat di pasar malam lokal. Mulai dari kedatangan penerbangan red-eye, keluarga kami langsung terpesona oleh pesona Bali. Catatan perjalanan ini akan membawamu menyusuri itinerary 6 hari 5 malam kami, berbagi keindahan dan kejutan setiap harinya.
Hari 1: Penerbangan Red-eye & Eksplorasi Awal Ubud
Kali ini kami merencanakan perjalanan keluarga 6 hari 5 malam ke Bali, memilih penerbangan red-eye dengan Scoot. Transit di Singapura menunggu sekitar 2 jam, sekalian sarapan dan mengunjungi bandara Singapura. Tiba di Bali sekitar pukul 10:00 pagi, begitu sampai langsung bermain, tidak menyia-nyiakan waktu!
Karena kami sudah membeli SIM card di Taiwan sebelumnya, begitu tiba di Bali kami bisa langsung menghubungi supir sewaan kami kali ini — Pak Awan dari Bali Holiday.
Baca juga: 【Penting untuk Liburan ke Bali】Cara Mengurus Internet/SIM Card di Bali?
Dia sangat ramah, komunikasi bahasa Inggris lancar tanpa hambatan, dan mobilnya berwarna pink yang sangat mudah dikenali, ke mana pun pergi gampang terlihat. Setelah naik mobil, kami minta dia mengantar kami menukar uang, lalu melanjutkan perjalanan ke Ubud. Di tengah jalan, kami mampir ke air terjun yang indah (Tegenungan Waterfall), lalu pergi ke supermarket untuk membeli camilan dan air minum.

Tegenungan Waterfall. (Dokumentasi Zhao Kangkang)
Kali ini kami menginap di villa bernama “Ubud Paradise” yang kami pesan lewat situs booking. Villa ini punya lingkungan yang asri dan nuansa kekeluargaan banget, bikin kami merasakan keramahan yang tulus.
▶Cek Ketersediaan & Harga Kamar Ubud Paradise Trip Booking
(Villa berkualitas dengan rating tinggi! Sudah masuk dalam 20+ rekomendasi villa Bali yang memukau)
Hari 2: Arung Jeram & Eksplorasi Ubud
Hari kedua, kami pergi petualangan arung jeram. Kegiatan ini dipesanin sama Awan. Tiketnya dibeli di tempat, harganya sesuai dengan yang tertera. Kami sempat mikir mau beli tiket lebih awal di situs Klook atau KKday, tapi menurutku jadwalnya jadi kurang fleksibel. Awalnya kirain aktivitas ini bakal santai, eh ternyata seru banget dan sedikit menantang. Suamiku dan anak-anak senang sekali, cocok banget buat quality time keluarga!
Referensi cepat: Petualangan Arung Jeram Goa di Bali: Petualangan Keluarga Nukuwera River Tubing

Ayunan hutan. (Dok. Zhao Kangkang)
Lanjut kita ke tempat sawah terasering. Mas-mas lokal yang jaga ayunan di sana jago banget motretnya — bukan cuma pake slow motion, video, sama portrait mode buat dapetin momen kece, mereka juga jago banget milih timing terbaik. Jauh lebih jago dari suami sendiri! 🤣
Siangnya kita happy-happy pergi ke Monkey Forest, dikerumuni monyet-monyet, terus lanjut ke Pasar Ubud jalan-jalan. Proses tawar-menawarnya seru banget! Tapi barang di pasarnya banyak yang sama, biasanya aku milih beli di lapak yang muka penjualnya cocok aja.
Lebih Banyak Seru-seruan di Ubud: Makan, Main, dan Nongkrong

Ubud adalah pusat seni dan budaya di Bali. Sawah terasering yang hijau, hutan yang tenang, dan tradisi yang kental bikin siapa pun betah. Tempat ini cocok banget buat kamu yang mau rileks, baik itu menjelajahi budaya lokal, menikmati alam, atau nyobain aktivitas seru plus kuliner dengan pemandangan kece. Ubud pasti kasih pengalaman yang beda! Mau tahu lebih banyak tips Ubud? Klik di sini
Rekomendasi Tempat Nginep di Ubud
- 【Rekomendasi Menginap di Ubud, Bali】30+ Pilihan Akomodasi Khas Ubud, Rasakan Petualangan Magis di Tengah Pemandangan Alam Bali!
- 【Rekomendasi Penginapan Ubud】Villa dengan Kolam Renang Pribadi di Ubud: Surga Tersembunyi, 20+ Villa Bali yang Bikin Tercengang
- 10 Rekomendasi Penginapan Yoga di Ubud, Bali: Perpaduan Kelas Yoga dan Relaksasi Jiwa yang Impian
- 18 Resor Keluarga dengan Kids Club di Bali|Pilihan Terbaik untuk Liburan Keluarga di Kuta, Seminyak, Canggu, Jimbaran, Uluwatu, dan Ubud
- Liburan Kelompok ke Bali: Rekomendasi Villa Sewa Utuh di Ubud untuk 3, 4, 5, 6+ Kamar, Cocok untuk Keluarga
Day 3: Safari Zoo & Seru-seruan di Pasar Malam

Safari Zoo. (Dok. Zhao Kangkang)
Hari ketiga kita ke Safari Zoo. Meskipun agak jauh dari Ubud, buat keluarga yang bawa anak kecil, tempat ini wajib banget dikunjungi! Hewan-hewan di sana keliatan santai semua, bikin kita makin dekat sama mereka. Ada area petting zoo yang bisa beli tiket buat kasih makan hewan kecil — anak-anak betah banget di sini. Pas keliling, kita lihat pengunjung lain angkat kelinci utuh buat difoto, tapi kelincinya keliatan nggak nyaman. Momen ini aku pakai buat ngajarin anak-anak soal menghormati hewan.
Siang hari kita kebetulan nonton pertunjukan harimau, dan aku benar-benar terkesima. Ini pertama kalinya aku lihat harimau dari jarak sedekat itu, dan mereka nggak di dalam kandang kaca, malah ada interaksi sama staf di sana. Pertunjukannya worth it banget buat ditonton!
Catatan Redaksi: Bali Safari Zoo punya wahana mobil petualangan yang bawa kamu menyusuri habitat hewan, bikin kamu serasa di alam liar. Selain lihat hewan, ada juga berbagai pertunjukan seru yang menggabungkan keseruan dan alam. Cek info lengkapnya di sini. Kalau mau lebih hemat, bisa pertimbangkan nginap di dalam zoo Trip Booking
Malamnya kita minta Awan anter ke pasar malam lokal. Di sana kita muter dulu, minta dia jelasin berbagai makanan, terus dia bantu pesan ke penjual (soalnya ada yang nggak bisa bahasa Inggris). Kita nikmatin nasi babi panggang, mie bakso ayam, sate ayam, sate babi, dan masih banyak lagi. Plus beli banyak kue tradisional buat dibawa pulang ke penginapan. Total semua nggak sampe USD$10 — murah banget dan seru banget pengalamannya!

Makan puas di pasar malam, plus borong kue-kue — porsi dua dewasa satu anak nggak sampe USD$10 (Dok. Zhao Kangkang)
Catatan editor: Kalau kamu tertarik sama pasar malam, cek aja catatan perjalanan Jie ke pasar malam di Bali
Day 4: Menjelajahi Pura Tanah Lot dan Pasar Canggu
Hari keempat, kami mengunjungi Pura Tanah Lot yang terkenal. Beruntung banget, pas air surut, jadi kami bisa turun ke pantai dan jalan-jalan. Cuacanya super cerah, jepretan random aja jadi foto keren, cocok banget buat wallpaper laptop.

Pura Tanah Lot (foto oleh Zhao Kangkang)
Sore harinya, kami mampir ke Canggu dan jalan-jalan di Pasar Love Anchor. Tapi jujur, agak kecewa sih. Tadinya kami berharap nemu oleh-oleh unik, eh ternyata barangnya mirip-mirip sama yang ada di pasar Ubud. Jadi sebenarnya nggak perlu repot-repot ke sini (tempat di sekitarnya juga nggak banyak yang bisa dijelajahi, dan harganya lebih mahal).
Lebih Banyak Rekomendasi Makan, Minum, dan Seru-seruan di Canggu

Canggu adalah salah satu spot di Bali yang memadukan suasana santai dengan tren kekinian. Nggak cuma punya pantai yang memesona, di sini juga banyak kafe unik, restoran kreatif, dan butik-butik kecil yang kece. Tempat ini jadi favorit para peselancar dan traveler muda. Mau menikmati pemandangan alam atau eksplor budaya lokal, Canggu pasti bisa memenuhi ekspektasi kamu! Mau tahu lebih banyak tips seru soal Canggu? Klik di sini.
Penginapan di Canggu
- Rekomendasi Penginapan di Bali: Top 20+ Penginapan di Canggu yang Wajib Kamu Coba
- 10+ Rekomendasi Villa dengan Kolam Renang Pribadi di Canggu, Villa Bali yang Sayang Dilewatkan
- Resor Mewah di Canggu: Regent Bali Canggu
- Liburan Grup ke Bali: Rekomendasi Villa Keluarga di Canggu (3, 4, 5, 6+ Kamar) untuk Staycation Bareng
Menjelang senja, kami pergi ke pantai terdekat dan nyobain jagung bakar yang direkomendasiin influencer. Beneran worth it! Satu tusuk jagung bakar cuma 20K, enak dan murah meriah.
Day 5: Santai di Atlas Beach Club
Hari kelima, kami habiskan seharian di Atlas Beach Club.

Atlas (foto oleh Zhao Kangkang)
Aku udah beli tiket di Klook sebelumnya, pas di lokasi tinggal scan QR code, mereka langsung siapin tiket masuk dan anterin ke tempat duduk — super gampang. Atlas Club beneran worth it banget. Ada kolam dangkal khusus anak-anak, juga kolam infinity yang gede banget, di sampingnya langsung pantai, bisa turun main air. Tiketnya udah termasuk makanan atau minuman dengan nilai tertentu, kalau lebih baru bayar tambahan.
Malamnya, kita minta Awan anter ke area belanja Seminyak yang dekat buat lanjut shopping. Aku sadar kalau harga brand internasional di Bali lumayan mahal, jadi saran aku sih mending dukung brand lokal aja — kualitasnya oke dan harganya lebih ramah di kantong!
Lebih Banyak Rekomendasi Makan, Minum, dan Seru-seruan di Seminyak

Seminyak adalah kawasan di Bali yang memadukan gaya modern dan tradisional dengan sempurna. Di sini ada restoran kelas atas, butik-butik keren, dan kehidupan malam yang super seru — surga banget buat liburan! Mau tahu info seru soal hiburan dan kuliner lainnya? Klik di sini
Review Akomodasi di Seminyak
- Rekomendasi Akomodasi Bali: 10+ Penginapan Tema Pesisir Mewah di Seminyak
- SeminyakSurga Pribadi Villa Kolam Renang: 22 Villa Bali yang Memukau di Seminyak
- 50+ Panduan Kuliner Eat Street Seminyak
- Wajib Koleksi buat Foodie! 8 Villa & Hotel Berkualitas Tinggi dengan Harga Worth It di Dekat Eat Street
- Rekomendasi Villa Pribadi Seminyak untuk Keluarga: 3, 4, 5, 6 Kamar atau Lebih
Day 6: Belanja Terakhir dan Pamitan sama Bali
Hari terakhir, sesuai permintaan kita, Awan anter ke tempat belanja super gede mirip duty-free lokal (Krisna Toko Oleh Oleh Kas Bali). Walaupun barangnya nggak bisa dibilang mewah, tapi lengkap banget — dari makanan, baju, dekorasi rumah, sampai perhiasan ada semua. Di sini kita borong semua oleh-oleh yang belum kebeli, satu mobil penuh puas banget buat nutup perjalanan ini.

Hasil belanja kita (dok. Zhao Kangkang)
Oleh-oleh Bali: Gimana Cara Belinya?
- 【Peringatan Liburan ke Bali】Oleh-oleh Bali Ini Gak Boleh Dibawa Pulang ke Taiwan! Pahami Aturan Bea Cukai Taiwan Sekali
- Rekomendasi 5 Pasar Seni & Art Market di Ubud: Panduan Lengkap Belanja Souvenir & Oleh-oleh, Cari Harta Karun Budaya Bali
- Panduan Berburu Barang Dekorasi Rumah Premium, Bawa Pulang Suasana Liburan Tropis!
- 🛍️ Panduan Wajib Belanja di Pasar Ubud Bali: Dari Kerajinan Tangan sampai Koleksi Seni, Borong Sampai Puas!
- 【Rekomendasi Netizen】6 Kategori, 20+ Rekomendasi Oleh-oleh Bali: Pilihan Terbaik buat Kenang-kenangan Berharga
- Souvenir Seni Khas Bali: Ubah Kenangan Liburan Jadi Koleksi Abadi
Ini pertama kalinya kita ke Bali. Sebelum berangkat udah nonton banyak video, meskipun udah siap mental, tapi keindahan Bali tetap di luar dugaan! Lalu lintas dan ritme hidup orang-orang di sini santai banget. Walaupun sering macet, jarang banget denger klakson — kesabaran mereka tinggi banget! Selain jalan dekat bandara yang ada marka putih, jalan lainnya suka asal-asalan, kadang dua arah tiba-tiba jadi satu arah, bikin bingung 😂. Makanya aku saranin banget, kalau liburan keluarga (atau rombongan lebih dari 3 orang), mending sewa mobil pribadi — lebih gampang dan aman.
Rekomendasi Driver: Bali Holiday Awan
Terakhir, aku mau rekomendasi lagi driver sewa mobil kita — Awan dari Bali Holiday. Dari hari pertama ketemu, kita udah ngerasa ramah dan perhatiannya. Walaupun sebelum berangkat aku udah kasih dia itinerary, kadang karena capek atau waktu, kita ubah jadwal mendadak, dia selalu fleksibel bantu atur ulang dan kasih saran yang pas — misalnya rute mana yang lebih lancar, berapa lama waktu yang dibutuhkan di tiap tempat, dll.

Kami puas banget sama driver sewaan kami (dari Zhao Kangkang)
Oh iya, dua hari lainnya aku minta dia bantu atur tukang pijit ke Villa, dan dia juga berusaha banget koordinasi waktu. Intinya, Awan itu driver sewaan yang sangat oke. Meskipun bukan dari perusahaan besar, tapi keramahannya bikin kami merasa hangat banget, keluargaku juga akrab banget sama dia! Kalau lain kali ada kesempatan ke Bali lagi, pasti aku bakal pilih driver ini lagi. Sangat direkomendasikan buat kalian yang lagi cari driver sewaan!
Kontak Awan ada di Daftar Driver Sewaan Bali Terbaik
Kamu pikir itinerary Zhao Kangkang seru? Yuk, segera rencanakan liburan mandiri ke Bali versimu sendiri! Juga, jangan lupa kirim itinerary kalian ke grup ya!

Klik di sini untuk lihat lebih banyak cerita perjalanan seru di Bali
Kamu juga pengen nulis cerita perjalanan tapi bingung mulai dari mana? Bisa lihat referensi di 「Cara Menulis Cerita Perjalanan Bali yang Keren」, biar ceritamu makin kece!
Belum ada diskusi — jadilah yang pertama bertanya.