Intinya dulu: Pasar Seni Ubud (Ubud Art Market) adalah pilihan utama, terkenal banget karena jadi lokasi syuting film ‘Eat Pray Love’. Jualan utamanya tas anyaman rotan handmade, kain batik tradisional, dan ukiran kayu. Artikel ini juga ngasih info 4 pasar seni Ubud lainnya yang nggak kalah worth it buat kamu rencanain itinerary belanja oleh-oleh seharian.
Ubud sebagai pusat budaya dan seni Bali punya beberapa pasar seni yang super khas, masing-masing menyimpan pesona dan harta karun unik. Hari ini kita eksplor bareng lima pasar seni yang wajib dikunjungi, biar kamu bisa ngerasain atmosfer budaya Bali yang paling autentik.

1. Ubud Art Market (Pasar Seni Ubud)
Terletak di pusat kota Ubud, ini adalah salah satu pasar seni tradisional paling terkenal. Namanya melejit karena jadi lokasi syuting film ‘Eat Pray Love’.

Film ‘Eat, Pray, Love’ yang dibintangi Julia Roberts mengambil gambar di Pasar Seni Ubud
Barang Khas:
- Tas anyaman rotan handmade
- Kain batik tradisional
- Ukiran kayu
- Aksesoris handmade
- Pakaian khas Bali
Info Praktis:
- Jam buka: jam 10 pagi sampai jam 5 sore
- Waktu terbaik belanja: jam 10-11 pagi
- Tips: jangan lupa tawar-menawar, biasanya bisa dapat diskon 40-50% dari harga awal
2. Jalan Goutama(高塔瑪路)
Jalan yang penuh dengan nuansa seni ini terkenal dengan butik dan galeri seninya.

Yang wajib dilihat:
- Galeri seni yang kece
- Toko perak handmade
- Karya seni kontemporer
- Kafe kekinian
- Toko kerajinan tangan
Tips belanja:
- Harga di sini cenderung fixed, kualitas terjamin
- Mending luangkan waktu buat nikmatin setiap toko
- Banyak toko yang terima kartu kredit
3. Jalan Monkey Forest(猴子森林路)
Bukan cuma jalan menuju Monkey Forest yang sakral, tapi juga deretan toko seni yang padat.

Barang yang wajib dicek:
- Patung kayu khas Bali
- Lukisan tangan
- Anyaman tangan
- Produk perawatan kulit organik
- Rempah lokal
Tips Belanja:
- Hindari jam 12 siang
- Banyak restoran di sekitar buat istirahat
- Hati-hati sama monyet liar
4. Sukawati Art Market (Pasar Seni Sukawati)
Ini pasar seni yang paling sering dikunjungi warga lokal, harganya lebih terjangkau.

Barang Wajib Dibeli:
- Kostum tari tradisional
- Anyaman tangan
- Dekorasi rumah
- Sesaji keagamaan
- Kerajinan tangan lokal
Tips Belanja:
- Jam buka: jam 6 pagi (tapi toko barang seni biasanya belum buka) sampai jam 6 sore
- Waktu terbaik belanja: pagi hari
- Harga 30-40% lebih murah dari Pasar Ubud
- Mending datang pagi-pagi biar nggak rame
- Kebanyakan toko cuma terima cash
5. Guwang Art Market (Pasar Seni Guwang)
Jarang dikunjungi turis, tempat yang pas buat cari barang seni unik.

Keunikan Pasar:
- Harga grosir
- Barang seni autentik
- Sepi turis
- Suasana pasar lokal yang asli
Tips Belanja:
- Jam buka: jam 8 pagi sampai jam 6 sore
- Waktu terbaik belanja: pagi hari
- Cocok buat beli banyak
- Bawa uang tunai
- Bisa minta bantuan guide lokal
Tips Praktis

Cara Nego Harga:
- Cek beberapa lapak dulu, jangan buru-buru deal
- Mulai nawar dari 40-50% harga awal
- Tetap senyum dan sabar
- Bawa uang tunai, lebih gampang nego
- Jadi pembeli pertama di pagi hari, biasanya dapet harga oke
Waktu Terbaik ke Sana:
- Pagi buta: cuaca adem, sepi pengunjung
- Hindari siang: panas dan rame
- Musim hujan: bawa payung atau jas hujan
Pasar seni di Ubud punya ciri khas masing-masing. Mau cari kerajinan tradisional, seni kontemporer, atau sekadar merasakan budaya lokal, di pasar-pasar ini kamu pasti nemu harta karun yang kamu cari. Saran sih, luangkan waktu 2-3 hari buat menikmati keunikan tiap pasar dengan santai. Dijamin pulang dengan tangan penuh oleh-oleh!
Lebih Banyak Tips Seru di Ubud

「Panduan Lengkap Ubud」mencakup tempat wisata, kuliner, aktivitas seru, dan akomodasi di Ubud
Mau lebih kenal Ubud? Wajib banget lihat 「Panduan Lengkap Ubud」yang udah kami kumpulin dari 100 rekomendasi tempat makan, main, dan seru-seruan. Panduan ini mencakup semua yang terbaik, dari pengalaman budaya sampai eksplorasi kuliner, biar liburanmu di Ubud makin seru dan berkesan.