Perpaduan Sempurna Antara Gunung Berapi Megah & Pantai Tenang di Bali
Intinya sih: Amed dan Tulamben ada di ujung timur laut Bali, dari bandara naik mobil sekitar 2,5–3,5 jam. Tempat ini jauh dari keramaian, terkenal dengan wreck diving kapal karam dan pantai pasir hitamnya. Kalau cuaca cerah, kamu bisa lihat tiga gunung sekaligus: Gunung Agung, Gunung Abang, dan Gunung Batur. Cocok buat itinerary diving 1–2 hari atau sekadar menikmati pemandangan laut yang adem.
Amed dan Tulamben di timur laut Bali itu kayak dunia lain, beda banget sama tempat ramai. Nggak ada hiruk-pikuk Kuta atau vibe seni Ubud — yang ada suasana desa nelayan yang tenang dan pemandangan alam yang spektakuler.

Gunung Agung — gunung tertinggi di Bali, gunung berapi aktif yang penuh makna religi dan budaya, tingginya sekitar 3.031 meter; sisa-sisa gunung berapi purba Gunung Abang, sekitar 2.151 meter; dan Gunung Batur — kerucut gunung berapi aktif, sekitar 1.717 meter.
Dari garis pantai pasir hitam yang tenang ini, kamu bisa lihat tiga gunung terkenal Bali sekaligus: Gunung Agung, Gunung Abang, dan Gunung Batur. Kalau kabut mulai hilang, ketiga gunung itu muncul bersamaan — rasanya kayak lagi di dunia mitologi.
Dari Bandara Internasional Ngurah Rai ke sini, perjalanan mobil sekitar 2,5 sampai 3,5 jam. Sepanjang jalan kamu bakal melewati desa-desa, hutan, dan sawah terasering — bener-bener road trip yang pemandangannya keren abis.
Menyelami Dunia Bawah Laut
Yang paling bikin jatuh hati dari Amed dan Tulamben itu airnya yang super jernih dan ekosistem bawah laut yang beragam banget. Tempat ini surganya para pecinta diving — mau kamu penyelam profesional atau pemula yang baru belajar, pasti nemu spot yang cocok.
Scuba Diving di Tulamben
Kapal karam USAT Liberty di Tulamben adalah salah satu spot diving paling terkenal di dunia. Kedalamannya pas, visibilitasnya tinggi, jadi kamu bisa berenang bareng ikan tropis warna-warni sambil lihat langsung bangkai kapal bersejarah yang udah diadopsi sama laut.

Kapal Karam Liberty di Tulamben

Pemandangan bawah lautnya juga kaya banget
Snorkeling di Amed
Kalau kamu lebih suka aktivitas santai, bisa juga coba snorkeling. Jemeluk Bay di Amed jadi pilihan favorit — nggak perlu naik perahu, langsung nyebur dari pinggir pantai udah bisa lihat terumbu karang dan ikan tropis. Praktis dan aman banget.
Menari Bersama Matahari Terbit & Terbenam
Jukung: Kejar Matahari Terbit/Terbenam & Mancing di Laut
Selain diving dan snorkeling, ada satu pengalaman seru yang wajib kamu coba — naik perahu tradisional Jukung ke tengah laut. Perahu kayu kecil dengan penyeimbang di kedua sisinya ini udah dipakai turun-temurun oleh nelayan lokal, dan jadi cara paling otentik buat eksplorasi pesisir Amed.
Pas subuh, banyak wisatawan yang naik Jukung buat kejar matahari terbit. Sembari perahu meluncur pelan dari tepi, kamu bakal lihat matahari muncul perlahan dari cakrawala, sinar keemasan menyebar di permukaan laut, seluruh dunia berubah warna jadi oranye hangat. Momen tenang tapi megah itu benar-benar nggak terlupakan.
Menjelang sore, kamu bisa coba Jukung sunset cruise. Bedanya sama suasana subuh yang segar, angin laut sore terasa lebih lembut dan sedikit sejuk. Saat matahari perlahan tenggelam di balik gunung berapi, langit dan laut berubah jadi gradasi pink, ungu, emas, dan oranye — super dreamy!
Kalau kamu tertarik sama budaya nelayan, bisa juga pilih pengalaman mancing di laut. Banyak nelayan lokal yang ajak wisatawan mancing bareng, biar kamu ngerasain langsung ritme hidup mereka sehari-hari. Hasil tangkapan bisa diolah sama restoran lokal — jadi kamu bisa makan malam seafood yang beneran ‘fresh from the sea’.
Sunset Point (📍Lokasi di Google Maps)

Karena kontur tanahnya, yang bikin unik adalah Sunset Point ini menghadap ke arah barat
Di Amed, tempat favorit buat lihat matahari terbenam ya Sunset Point Amed Bali. Spot pandang di lereng bukit ini posisinya juara banget, bisa lihat sepanjang garis pantai, plus gunung berapi dan desa nelayan di kejauhan — bener-bener ‘surga sunset’ buat para traveler.
Pas matahari pelan-pelan tenggelam di balik gunung, langit berubah dari biru jadi jingga, merah, ungu — berpadu sama laut, pemandangannya kayak mimpi. Suasananya tenang, nggak terlalu komersil, cocok banget buat kamu yang pengen hening sejenak dan ngobrol sama alam.
Di dekat spot pandang ada beberapa kafe dan bar kecil. Kamu bisa sambil minum dingin, santai nikmatin sunset. Waktu itu si Jie sempet mampir ke sini, makanannya biasa aja sih, tapi pemandangannya priceless!
Kalau kamu ke Amed, jangan lupa sisihin satu sore buat Sunset Point. Sunset di sini bener-bener worth it buat ditunggu.
Wajib Dikunjungi Chef: Pabrik Garam Tradisional Amed

Di Amed, selain diving, ada juga metode pembuatan garam tradisional yang patut dijelajahi. Di pesisir timur, petani garam menyebarkan air laut ke pasir vulkanik hitam buat dijemur dan dipekatkan, lalu disaring dan dijemur lagi. Hasilnya garam laut dengan rasa mineral — bener-bener ‘dari laut ke meja makan’ yang sempurna.
Amed Salt Center (📍Lokasi di Google Maps)

Di Amed Salt Center yang ada di kota kecil ini, mereka jual garam lokal buatan sendiri. Setiap jenis garam punya rasa khas pantai Amed. Selain beli, kalau kamu mau donasi, bisa juga lihat langsung area produksi garam di belakang — pengalaman budaya yang langka banget. Garam laut handmade ini juga bumbu wajib buat chef di Bali, bisa bikin masakan apa pun jadi makin berlapis rasanya.
Aktivitas Outdoor Populer di Bali
- Panduan Bali Reptile Park: Lihat Komodo & Ular Piton dari Dekat
- 15 Aktivitas Air Wajib Coba
- 「Skywalk Ubud」Trekking di Punggung Bukit Campuhan Ridge Walk
- Tiket Waterbom, Water Park Nomor 1 di Asia
- Aktivitas Air Super Lengkap di Tanjung Benoa
- Pengalaman Snorkeling di Nusa Penida (3-4 Spot Snorkeling)
- Pengalaman Interaktif di Bali Bird Park
- Aktivitas Air Lengkap di Pantai Nusa Dua
- Pengalaman Paralayang di Uluwatu
- Tur Matahari Terbenam di Tanah Lot dengan Pemandu Bahasa Mandarin
Kuliner Khas Desa Nelayan
Amed dan Tulamben awalnya adalah desa nelayan tradisional, jadi seafood segar jelas jadi bintang utama di meja makan sini.
9 Restoran Terkenal di Kawasan Ini (📍Lokasi Peta)
1. Warung Agung Amed
Restoran keluarga yang hangat, menyajikan fusion masakan China, Indonesia, dan seafood. Menu rekomendasi yang populer termasuk ikan segar harian, corn fritters, dan kari ikan. Jangan lewatkan dessert es krim nanas karamel dan puding beras hitam. Kadang ada live music dari pemiliknya!
2. Warung Enak Amed
Restoran terjangkau yang disukai warga lokal dan turis, menyajikan pancake Bali yang enak banget, BBQ, dan ikan bakar segar. Lava cake-nya adalah hidden gem dessert, recommended buat dinikmati sendiri!
3. Restaurant Bukit Segara
Restoran menghadap laut, spesialisasi ikan segar harian dan beragam masakan Asia-Eropa. Harganya agak medium-high tapi pelayanan dan kualitasnya oke punya, pemandangannya juara, worth it banget buat sekali makan.
4. Galanga Amed
Restoran fusion Asia yang mungil dan cozy, menyajikan masakan Bali, Indonesia, dan healthy smoothie bowl. Suasananya santai, cocok untuk makan siang, makan malam, dan pencuci mulut.
5. di Lipah Warung
Warung seafood tradisional, menu andalannya Pepe Ikan (ikan bakar daun kelapa), dessert-nya juga terkenal enak. Meski nggak ada pemandangan, makanan dan pelayanan ramahnya bikin kesan yang manis.
6. Gusto Resto Amed
Restoran rumahan dengan suasana nyaman, menyajikan fusion Mediterania dan Indonesia. Rekomendasi: salad segar, ayam rendang, dan tuna steak goreng. Cocok buat makan bareng ramai-ramai.
7. Green Melon Warung
Andalan masakan sehat, bahan segar, harga ramah di kantong. Rekomendasi: BBQ tuna dan cumi, ditemani salad Bali. Ada juga nasi kerucut daun pisang yang super lucu. Hanya terima cash.
8. Trattoria Amed
Restoran Italia asli, suasananya romantis, pelayanannya oke. Pizza-nya super populer, ada wine cellar profesional dan toilet yang lengkap. Surga buat pecinta pizza.
9. Sails Restaurant
Pemandangan lautnya juara banget, mirip banget sama pulau-pulau ala Yunani. Recomended banget ikan bungkus daun pisang, roti kambing, dan frozen margarita. Suasananya seger, stafnya ramah, plus ada layanan antar-jemput gratis.
Rekomendasi Spesial: Warung Bobo Joli Vue
Restoran ini hidden gem yang dibawa sama warga lokal — dari luar sih keliatannya biasa aja, tapi makanannya bikin melongo. Menu andalannya perpaduan masakan Indonesia dan Asia fusion yang elegan. Setiap hidangan di-plating dengan cantik, rasanya berlapis-lapis tapi tetap setia sama cita rasa tradisional.
Baik itu tuna goreng, nasi goreng khas Bali, atau ayam bakar dengan saus spesial — semuanya enak banget sampai pengen balik lagi. Yang bikin makin surprise, harganya ramah di kantong, value for money banget. Pokoknya tipe restoran ‘coba sekali langsung pengen rekomen ke temen-temen’.
Rekomendasi Kafe: Rimba Café
Rimba Café adalah kafe langka di Amed yang menggabungkan nuansa alami dengan konsep makanan ringan kreatif. Lingkungannya dikelilingi pepohonan hijau, suasananya seger dan bikin betah. Menu andalannya dessert handmade, smoothie bowl, kopi, dan makanan ringan sehat — favorit para traveler dan pecinta yoga.
Kualitas kopi di sini gak kalah sama kafe di kota, apalagi kalau dipaduin sama kue pisang atau puding santan buatan sendiri — dijamin ketagihan. Ada juga opsi vegetarian dan vegan, cocok buat sarapan atau santai sore.
Kalau kamu lagi cari tempat di Amed buat slow down sambil nikmatin secangkir kopi enak, Rimba Café jelas pilihan yang oke.
Rekomendasi Makanan Mewah: Pengalaman Makan di Restoran Asmat

Di lereng bukit Amed, Restoran Asmat (Asmat Restaurant at Mathis Lodge Amed) bukan sekadar tempat makan—ini benar-benar pesta untuk mata dan lidah. Dengan lokasi di antara pegunungan dan laut, pemandangannya luas banget, cocok banget buat kencan atau rayain anniversary. Paket dinner romantis eksklusif bikin kamu hanyut saat langit senja memerah, sambil menikmati hidangan Western yang elegan dan cocktail segar—setiap suapan terasa seperti perpanjangan cinta.
Kalau pagi hari, kamu bisa pilih sarapan nampan terapung yang nggak ada duanya di kolam renang infinity, memulai hari santai di bawah sinar matahari tropis. Buat traveler yang suka pengalaman makan privat, bisa juga booking paket BBQ berdua, di mana chef masak bahan segar langsung di depan mata, ditemani angin malam yang sejuk dan bintang-bintang—malam yang nggak terlupakan di surga tropis ini. Di sini, bukan cuma soal makan enak, tapi juga soal koneksi mendalam dengan alam dan pasangan.
Lebih Banyak Rekomendasi Kuliner

- Panduan Kuliner Seminyak|Perpaduan Sempurna Antara Romantis, Elegan, dan Otentik Bali
- Top 36 Restoran Ramah Vegan: Dari Estetika Makanan Mentah di Ubud sampai Kreativitas Sayuran di Kuta
- 【Rekomendasi Kuliner + Pemandangan Ubud】Taman Dedari
- 33 Restoran Prasmanan Terpopuler di Bali: Tempat Nongkrong 'All You Can Eat' Terbaik Tahun 2026
- MoonLite Kitchen and Bar: Surga Kuliner Sunset di Seminyak
- Rekomendasi Kuliner Kuta|Panduan Makanan Terbaik di Bali
Rekomendasi Area Menginap (📍Lokasi di Peta)
Meskipun pilihan akomodasi di Amed dan Tulamben nggak sebanyak di selatan Bali, resort dan homestay di sini kebanyakan dekat dengan alam dan penuh nuansa lokal. Kalau itinerary utama kamu adalah snorkeling dan relaksasi, saran sih menginap di dekat Jemeluk Bay atau Lipah Beach. Dua area ini punya spot snorkeling yang oke banget—terumbu karangnya dekat banget dari pantai, jadi kamu nggak perlu jauh-jauh, langsung nyebur dari penginapan, hemat waktu dan praktis.

Villa Butik Segara
Mathis Lodge Amed 👈Klik untuk detail
Resort mewah di lereng bukit dengan pemandangan gunung + laut yang spektakuler, punya kolam renang infinity dan pemandangan laut yang bikin takjub—pilihan sempurna buat yang cari ketenangan dan romantisme.
Abing Villas 👈Klik untuk detail
Perpaduan arsitektur tradisional Bali dengan kenyamanan modern, punya kolam renang pribadi dan ruang terbuka, cocok buat pasangan atau keluarga.
Aquaterrace Amed 👈Klik untuk detail
Akomodasi butik di tepi laut, ada kolam bergaya Jepang dan spa yang menenangkan, favorit traveler yang cari relaksasi jiwa raga.
SAMA Villa Amed 👈Klik untuk detail
Vila liburan kecil yang simpel dan elegan, dengan layanan ramah dan balkon menghadap laut, tempat ideal buat menikmati pagi yang tenang.
The Angsa Villa 👈Klik untuk detail
Desain vila pribadi yang berdiri sendiri, punya ruang luas dan dikelilingi hijau, menawarkan privasi tinggi dan pengalaman liburan santai.
Dhauteya Villa 👈Klik untuk detail
Vila kecil yang baru dan penuh desain, ada kolam renang dengan pemandangan dan kamar nyaman, value for money banget, cocok buat stay lama atau traveler diving.
Blue Moon Villas Resort 👈 klik buat lihat detail
Terletak di lereng bukit dengan pemandangan laut, punya beberapa vila pribadi dan kolam renang bertingkat. Cocok banget buat pasangan atau keluarga kecil yang pengin kabur dari keramaian dan menikmati liburan yang tenang.
Villa Butik Segara 👈 klik buat lihat detail
Akomodasi vila pribadi yang dekat banget sama pantai, suasananya hangat dan penuh sentuhan seni. Beberapa kamar punya kolam renang pribadi dan balkon dengan pemandangan laut — wajib coba buat liburan romantis.
Emocean Beach Boutique Dive Resort 👈 klik buat lihat detail
Resort yang menggabungkan pusat diving dengan akomodasi butik, lokasinya strategis, desainnya modern. Ada aktivitas diving profesional dan kamar yang nyaman — tempat ideal buat para penyelam.
Transportasi
Ke Amed perlu rencana transportasi yang matang, soalnya Amed ada di ujung timur laut Bali, lumayan jauh dari bandara atau kawasan wisata selatan kayak Kuta, Seminyak — perjalanan sekitar 2,5 sampai 3,5 jam. Saran terbaik sih langsung booking paket antar-jemput mobil pribadi.
Catatan penting: kebanyakan supir yang beroperasi di selatan ogah kalau cuma anter ke Amed terus pulang kosongan, apalagi pas musim ramai susah cari taksi. Jadi cara paling oke adalah cari supir mobil pribadi lokal Amed — mereka lebih semangat ngelayani dan udah hafal rute di daerah sana.
Kami rekomendasi banget driver lokal Ketut Juna, asli warga Amed yang spesialis antar-jemput dan transportasi lokal. Layanannya meliputi:
- Antar-jemput Bandara ke Amed/Tulamben
- Sewa mobil dari Amed ke tempat lain
- Booking/antar-jemput diving/snorkeling lokal
- Atur trip ke Sunset Point, Gerbang Langit Lempuyang, Tirta Gangga, dll.
- Booking/antar-jemput naik Jukung lihat sunrise, mancing, dll.

Baik soal transportasi, saran itinerary, atau perubahan mendadak, dia bisa bantu. Dia partner lokal yang super terpercaya. Kalau kamu mau eksplor Amed lebih dalam, Ketut pasti jadi kunci biar perjalananmu mulus.
Hubungi via FB atau Whatsapp ya, Line udah nggak dipake.
Hal yang wajib kamu tahu sebelum berangkat
Karena Amed dan Tulamben lumayan terpencil, infrastrukturnya nggak selengkap kawasan wisata di selatan Bali. Jadi sebelum berangkat, kamu wajib siapin beberapa hal ini:
- Bawa uang tunai: ATM di daerah ini jumlahnya sedikit, dan belum tentu support kartu asing. Sebaiknya ambil uang tunai yang cukup sebelum mulai trekking atau diving.
- Sedia obat-obatan dasar: Fasilitas medis di sini terbatas. Bawa obat maag, obat sakit kepala, dan lotion anti nyamuk di tas kamu.
- Pesan transportasi dari jauh-jauh hari: Kalau mau sewa mobil atau driver, mending booking duluan.
- Koneksi internet terbatas: Sinyal di beberapa spot kurang stabil. Saran sih, siapin SIM card lokal atau WiFi portable.
- Jaga ekosistem laut: Jangan sentuh karang, dan pakai sunscreen yang ramah terumbu karang. Yuk, kita treat laut ini dengan baik!
👇 Tiket Diskon Ala Traveler Bali👇
Peta Panduan
Semua spot yang udah kita bahas udah kami kumpulin di ‘Peta Panduan Amed/Tulamben’, klik di sini buat zoom atau simpan.

FAQ Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah Amed dan Tulamben cocok untuk pemula menyelam?
Iya, kondisi laut di sini stabil dan arusnya cukup tenang, cocok banget buat pemula. Sekolah selam lokal juga biasanya menyediakan kursus pengalaman.
Bisa langsung ke sana dari Ubud atau Kuta?
Bisa, tapi saran sih sewa mobil aja. Perjalanan sekitar 2,5 sampai 3 jam, di tengah jalan bisa mampir ke tempat wisata lain juga.
Kapan waktu terbaik untuk berkunjung?
Musim kemarau (Mei sampai Oktober) adalah waktu paling oke. Cuaca cerah, air laut jernih, cocok buat aktivitas air.
Apakah restoran lokal punya pilihan vegetarian?
Kebanyakan restoran bisa menyediakan makanan vegetarian, tapi pilihannya terbatas. Saran sih bilang dan konfirmasi dulu dari awal.
Ada tempat wisata lain di sekitar?
Kalau kamu punya waktu lebih, wajib banget mampir ke tiga spot cantik di sekitar sini:

- Pura Lempuyang (Gerbang Surga) : Terletak di lereng gunung, terkenal dengan latar belakang gunung berapi yang megah dan gerbang suci yang ikonik — surganya para pecinta fotografi.
- Taman Tirta Gangga : Bekas taman air kerajaan, dengan patung batu dan ikan koi yang bikin suasana hati adem. Cocok banget buat jalan santai sambil foto-foto.
- Istana Air Ujung (Ujung Water Palace) : Istana kuno perpaduan gaya Eropa dan Bali, dikelilingi kolam dan pepohonan hijau. Suasananya tenang dan penuh sejarah.
Cek info lengkapnya di sini: Surga Banget! Tiga Spot Wajib di Bali Timur: Pura Lempuyang, Tirta Gangga, Ujung Water Palace
Belum ada diskusi — jadilah yang pertama bertanya.