Konten di bawah ini disusun ulang dari cerita anggota grup Astrid Chang yang dibagikan kepada kami:
Kesimpulan dulu ya: Taman Nasional Komodo terletak di timur Bali, tidak ada penerbangan langsung. Kamu harus terbang dari Bandara DPS di Bali ke Bandara LBJ di Labuan Bajo (sekitar 1 jam perjalanan), lalu naik kapal dari pelabuhan setempat untuk island hopping satu hari. Kalau jumlah orang kurang, bisa ikut paket standar speedboat dari agen perjalanan — rutenya mencakup Pink Beach dan observasi komodo dari dekat.
Awal Mula: Bertemu dengan Agen Perjalanan
One day trip ini kami ikuti melalui agen perjalanan lokal di Komodo. Awalnya kami bertiga ingin sewa kapal sendiri di Pulau Labuan Bajo untuk bikin itinerary custom, tapi akhirnya gak cukup orang, jadi kami memutuskan ikut paket standar speedboat yang mereka tawarkan. Perjalanan ini bikin kami merasakan keajaiban alam khas Indonesia dan keramahan penduduk setempat, makanya kami ingin berbagi pengalaman ini.
Menuju Komodo: Cara Sampai ke Sana
Taman Nasional Komodo terletak di timur Bali, sekitar 1 jam penerbangan. Karena belum ada penerbangan langsung, kamu harus terbang dari Bandara DPS di Bali dengan maskapai domestik ke Bandara LBJ di Labuan Bajo, lalu dari Pelabuhan Labuan Bajo naik kapal untuk island hopping satu hari. Komodo terkenal bukan cuma karena jadi satu-satunya habitat asli komodo di dunia, tapi juga karena punya pantai merah muda yang langka di Asia — semua spot ini bikin mata melotot.

Tanpa editan dan tanpa filter, beneran setiap pantai dari enam spot itu cantik banget, dan gak terlalu ramai. Foto kanan: Pink Beach agak tajam karena terdiri dari pecahan karang dan pasir halus. Di lapangan warnanya agak pink, pas tengah hari cenderung kemerahan. Warna pink yang terlalu mencolok di internet pasti sudah diedit 😉 (dok. Astrid Chang)
Fakta di Balik Pink Beach
(Dokumentasi Astrid Chang)
Gambaran Umum & Biaya Perjalanan
⚠️ Waktu dan lokasi detail bisa berubah tergantung cuaca dan kondisi laut.
Paket one day trip standar ini mencakup enam destinasi utama, dengan biaya sekitar USD$97 (harga bisa berubah karena fluktuasi kurs dan pajak baru pemerintah, harga final tergantung penawaran agen travel). Rincian perjalanannya:
- 06:00 Penjemputan dari hotel menuju pelabuhan
- 08:00 Destinasi 1: Mendaki Puncak Padar Island
- 10:00 Destinasi 2: Menikmati keindahan Pink Beach
- 11:20 Destinasi 3: Petualangan Komodo (trekking observasi)
(Dokumentasi Astrid Chang)
- 12:20 Makan siang di atas kapal
- 13:30 Destinasi 4: Jalan-jalan & snorkeling di Taka Makasar (Teluk Sabit)
- 14:30 Destinasi 5: Snorkeling bareng Manta Ray (Manta Spot)
- 15:30 Destinasi 6: Jalan-jalan & snorkeling di Kanawa Island
Setelah semua destinasi selesai, sekitar pukul 16:00-17:00 kita kembali ke pelabuhan. ASRI Labuan Bajo juga punya paket three days two nights dan trip yang termasuk sunset viewing — katanya sunset kelelawar di Kalong Island itu spektakuler banget.
Rangkaian Perjalanan & Persiapan
💡 Paket Wisata Meliputi:
- Antar jemput sekali dari bandara ke hotel
- Antar jemput pulang pergi untuk itinerary hari itu
- Makan siang, air minum, dan minuman
- Perlengkapan snorkeling
- Pemandu wisata berbahasa Inggris (kalau beruntung bisa dapat pemandu berbahasa Mandarin)
(Dokumentasi Astrid Chang)
💡 Yang Perlu Disiapkan Sendiri:
- Topi (sebaiknya pakai tali biar nggak terbang angin)
- Baju renang
- Tabir surya
- Sepatu yang nyaman dan sandal
- Botol minum atau air minum
- Baju ganti atau outer yang mudah dipakai/lepas
Pengalaman Trip: Pemandangan Impian & Nuansa Budaya

Warna senja terus berubah, bikin kita takjub terus (Dokumentasi Astrid Chang)
Highlight utama dari trip island hopping Komodo kali ini adalah pemandangannya yang spektakuler. Dibandingkan Bali, di sini lebih sepi, suasananya lebih tenang, setiap pantai terasa seperti surga murni. Sunset yang kami lihat di Hotel Ayana, nggak diragukan lagi jadi pemandangan paling indah selama perjalanan ini, serasa lagi di dunia yang magis.
👍 Rekomendasi dari agen travel lokal:
- Pelayanan profesional: Arda adalah pemilik agen travel lokal. Dia sangat sopan dan sabar melayani tamu, terutama tamu dari Taiwan — pelayanannya detail banget. Kami komunikasi lewat Line, responnya cepat banget, dan itinerary-nya juga diatur dengan baik.
- Perhatian dan teliti: Kru kapal dan pemandu semuanya sangat peduli sama kondisi setiap wisatawan. Di trip kali ini kami juga beruntung ketemu pemandu yang bisa bahasa Mandarin. Pemandu lokal yang bisa Mandarin jarang banget, jadi ini kejutan yang menyenangkan buat kami.
Intinya, one day trip island hopping di Taman Nasional Komodo ini benar-benar pengalaman yang nggak terlupakan. Selain pemandangan alam yang spektakuler, pelayanan profesional dari agen travel juga bikin perjalanan makin berkesan. Kalau kamu juga pengin merasakan surga yang belum terlalu terjamah ini, coba deh pertimbangkan pakai jasa mereka!
Yuk lihat cerita lewat foto-foto di bawah ini:

Kiri: Jam 6:15 pagi udah harus kumpul di dermaga, semua orang yang ikut trip laut ada di sini. Kayaknya agen travel berusaha mengelompokkan turis dengan bahasa yang sama. Kanan: Stasiun pertama, pemandu menyarankan naik sampai titik kelima karena pemandangannya paling bagus. Karena keterbatasan waktu kami cuma sampai titik keempat, tapi teman perjalanan yang naik bilang pemandangannya mirip aja. (Dok. Astrid Chang)

Kiri: Sepanjang jalan ada tangga kayu, nggak susah sih naiknya, tapi lumayan ngos-ngosan. Kanan: Warna asli tanpa editan — pagi agak pink, setelah matahari makin terang jadi kemerahan. (Dok. Astrid Chang)

Kiri: Jadi tanahnya lumayan tajam, baju renangku bawa pulang banyak partikel kecil koral merah. Kanan: Keterangan salah, ini sebenarnya stasiun ketiga. Kalau nggak mau jalan kaki di trip ini, bisa nunggu di luar aja. (Dok. Astrid Chang)

Kiri: Stasiun keempat: Taka Makasar, bulan sabit — nggak snorkeling juga bisa jalan-jalan santai. Kanan: Ngejar manta! (Dok. Astrid Chang)

Kanan: Stasiun kelima: Ngejar Manta. Sebenarnya agak berbahaya di sini, cocok buat yang punya pengalaman diving. Kalau nggak jago berenang, jangan dipaksakan. Teman kami yang turun bilang ombaknya besar + arusnya kuat banget. (Dok. Astrid Chang)

Kiri: Stasiun terakhir: Kanawa Island — lautnya jernih kayak kaca, bisa snorkeling atau jalan-jalan di pantai. Kanan: Cantiknya nggak masuk akal. (Dok. Astrid Chang)

Kiri: Secara keseluruhan, menurutku Ayana Komodo pelayanannya belum sampai level bintang lima. Kayaknya karena resortnya di pulau terpencil & masih baru, jadi detailnya belum terlalu rapi. Tapi fasilitas hotelnya emang banyak banget, pemandangannya juga cantik banget. Tapi wajib ambil kamar sea view, kalau nggak menurutku nggak worth it. Kanan: Makasih banget buat Arda, owner Asri Labuan Bajo, yang udah ngatur dan jagain aku 🥰🙇🏻♀️ (dok. Astrid Chang)
Menyediakan paket all-in 5 hari 4 malam, termasuk tiket pesawat langsung Taiwan-Bali, tiket pesawat Bali-Komodo, 4 malam akomodasi, mobil pribadi berdua selama perjalanan… dan lainnya: ⭐⭐Bali + Pulau Komodo, 4 malam menginap mewah / tanpa belanja / tanpa biaya tambahan / tur 5 hari⭐⭐
Menurut kamu itinerary Astrid Chang seru banget? Yuk, rencanain liburan seru ke Bali versi kamu sekarang! Jangan lupa kirim itinerary kamu ke grup ya!
Update terbaru: Komodo resmi ‘batasi pengunjung’! 2026 kalau nggak booking, langsung disuruh balik ke daratan, jalan-jalan dadakan udah jadi sejarah!
Koleksi Cerita Perjalanan Bali

Lihat lebih banyak cerita perjalanan Bali di sini
Kamu juga pengen bikin catatan perjalanan tapi bingung mulai dari mana? Coba deh intip "Cara Menulis Catatan Perjalanan Bali yang Keren", biar catatan perjalananmu makin kece!