Konten berikut disediakan oleh anggota grup Zhang Pingping dan telah disetujui untuk diadaptasi oleh kami
Ringkasan Penting: Ini adalah catatan perjalanan nyata ibu dan anak selama 7 hari 6 malam. Pola perjalanannya adalah 3 hotel masing-masing 2 malam + sewa mobil 3 hari + hari terakhir antar ke bandara. Beberapa tips berguna: Sebelum berangkat, selesaikan e-customs, visa, dan pajak turis di Taiwan agar proses imigrasi selesai dalam 10 menit (tunggu bagasi sekitar 30 menit); Kartu SIM fisik lebih stabil daripada eSIM (eSIM sering putus sinyal); Kemacetan di Bali lebih parah dari yang dibayangkan, pastikan jadwal punya waktu cadangan yang cukup.
Perjalanan kali ini saya gabungkan saran dari anggota grup dan pengalaman pribadi, untuk memberikan feedback detail. Kami menginap di tiga hotel, masing-masing dua malam, plus sewa mobil tiga hari, dan hari terakhir hanya antar ke bandara. Berikut saya bagikan poin-poin penting dan pengalaman selama perjalanan.

Rekomendasi Driver
Driver yang kami pilih adalah Fovix Ketut, yang banyak direkomendasikan di grup. Saya juga tulus merekomendasikannya untuk kalian yang butuh. Meskipun bahasa Inggris saya sangat jelek, selama beberapa hari ini tetap lancar berkat bantuan Ketut. Di sini saya ingin bilang, jangan takut dengan kendala bahasa, manfaatkan aplikasi penerjemah dan beberapa kata yang kamu ingat sudah cukup.
Baca Juga: 【Panduan Bali】Mau ke Bali tapi Bahasa Inggris Jelek?
Satu hal yang perlu diingat soal pemesanan driver: harus tepat janji, jangan seenaknya membatalkan, itu dasar saling percaya. Kami komunikasi dengan baik sebelumnya, dan jadwal sewa mobil saya sebagian besar disesuaikan oleh Ketut, bahkan spa pun dia yang rekomendasikan.
Tiba di Bandara Bali
Kami sudah menyelesaikan semua proses elektronik seperti bea cukai, visa, dan pajak wisata dari Taiwan, jadi begitu sampai di bandara Bali semuanya lancar banget. Ada banyak jalur e-gate, prosesnya super cepat, nggak sampai 10 menit selesai. Satu-satunya yang bikin agak kesal adalah nunggu bagasi, sekitar 30 menit. Beberapa penumpang di pesawat yang sama udah dapet koper duluan, tapi koper kami malah nyangkut di conveyor, kadang karena sabuknya macet.
Setelah ambil bagasi, pas bea cukai pilih jalur yang paling sepi, tunjukin QR code, nggak sampai 3 menit udah keluar bandara.
Rencana Perjalanan & Transportasi
Awalnya kukira itinerary kali ini nggak terlalu padat, pasti santai dan seru. Tapi ternyata macet di Bali bikin kita pulang malam terus tiap hari. Saran banget, sisihkan waktu ekstra buat ngadepin lalu lintas biar nggak ganggu jadwal.
Pemakaian Internet
Aku dan mama pakai eSIM dan SIM card fisik, operatornya sama-sama XL. Ternyata eSIM-ku sering putus sinyal, apalagi pas lagi butuh banget pake Google Translate, bikin frustrasi, jadinya cuma bisa maksain otak buat ngeluarin kosakata. Sementara SIM card fisik mama lancar jaya. Selama 7 hari ini, aku mostly ngandelin WiFi hotel, akhirnya cuma habis kurang dari 3GB data.
Baca juga: 【Wajib Tahu buat Liburan ke Bali】Cara Urus Internet/SIM Card di Bali?
29 Mei: Perjalanan dengan Sewa Mobil
Tiba di Bali
Hari ini, itinerary kita mulai dari turun pesawat. Pertama, kita tukar uang dan belanja di supermarket. Terus, kita mampir ke restoran iga babi yang terkenal tapi agak mahal, Naughty Nuri’s, buat nikmatin iga babi yang enak banget.
Akomodasi & Spa
Setelah makan, kami langsung menuju akomodasi di Ubud, Purana Boutique Resort. Hotel ini terletak di tengah hutan dekat pusat Ubud, suasananya benar-benar alami. Meskipun banyak serangga, stafnya sangat ramah, kamarnya bersih dan nyaman, tempat tidurnya enak banget buat tidur — worth it! Hotel menyediakan shuttle ke Coco Supermarket dekat Monkey Forest, praktis banget. Saran aku sih, menginap di sini oke, tapi jangan ambil paket sarapan hotel karena rasanya kurang enak, cuma plating-nya doang yang cantik XD








Selama di Ubud, kami sempat dua kali Spa yang menyenangkan. Pertama, pas malam pertama tiba, supir kami langsung bawa ke Jaens Spa Ubud yang cuma 2 menit dari hotel. Spa di sini kualitasnya oke banget dan harganya pas. Kedua, keesokan harinya kami booking lewat hotel.

Zhang Pingping rekomendasi: Jaens Spa berkualitas dekat Purana, jalan kaki dua menit ▶ Pesan via Trip
Eksplorasi Pusat Kota Ubud
Hari kedua menginap, kami naik shuttle hotel ke Coco Supermarket, lalu jalan kaki ke Monkey Forest. Monyet-monyet di sini nakal banget, kami bahkan sempat kena ‘perampokan’ sama monyet — serem! Setelah itu, kami lanjut eksplor Pasar Ubud, jalan-jalan santai sambil nyicipin kuliner. Meskipun hari itu kami tidak pakai mobil sewaan, supir kami Ketut tetap perhatian banget — semalem dia kirim pesan ngasih tips belanja biar kami nggak kena tipu.

Zhang Pingping rekomendasi: Monkey Forest, toko kelapa spesial
31 Mei 2027 — Perjalanan Sewa Mobil
Ayunan Hutan Ubud
Hari ini destinasi pertama adalah Jungle Swing di Ubud, tempat yang direkomendasikan Ketut — harganya ramah di kantong dan nggak perlu antre panjang. Staf di sini jago banget motretin, juga nggak buru-buru, kamu bisa berayun sampai puas. Tapi karena aku kebanyakan berayun, akhirnya malah mual dan muntah, jadi lupa nama tempatnya, hehe. (Fovix Ketut nambahin, nama tempat ini: Rice Terrace Tegalalangrice)

Zhang Pingping kasih info: gaun panjang sewa 150k, bisa pilih mau sewa atau nggak
Referensi Cepat: Main Ayunan di Ubud: 8 Spot Foto Ayunan Terindah di Bali|Panduan Sewa Gaun & Ayunan Ubud
Aktivitas Outdoor Populer di Bali
Makan di Restoran
Mama udah laper, Ketut langsung ajak kita ke restoran yang pelayanannya oke dan makanannya enak. Pemandangannya juga cakep, cocok buat foto-foto. (Fovix Ketut nambahin, nama restonya: Bebek Tebasari Resto, mending reservasi dulu biar dapet tempat bagus)

Zhang Pingping kasih info: Teba Sari Resto
▶Pesan Voucher Makan Bebek Tebasari Resto
Beli Kopi
Selanjutnya, kita minta Ketut anterin beli kopi dan nyobain kopi luwak. Meskipun harganya agak mahal, rasanya enak banget, setidaknya (mungkin) asli, Mama suka banget.
Tegenungan Waterfall
Setelah itu, kami sampai di Air Terjun Tegenungan. Di sini ada juga klub kolam renang, tapi kami cuma jadi turis biasa yang foto-foto aja. Ketut nemenin kita dari awal sampai akhir, meskipun cuacanya panas banget, dia tetap sabar bantu kita foto-foto. Capek banget pasti dia.

Dokumentasi Zhang Pingping
Referensi Cepat: Panduan Tiga Air Terjun Terkenal di Dekat Ubud, Bali: Air Terjun Tegenungan, Air Terjun Kanto Lampo, dan Air Terjun Tukad Cepung
Lebih Banyak Seru-seruan di Ubud: Makan, Main, dan Nongkrong

Ubud adalah pusat seni dan budaya di Bali. Sawah terasering yang hijau, hutan yang tenang, dan tradisi yang dalam bikin siapa pun betah. Tempat ini cocok banget buat kamu yang mau rileks. Mau eksplor budaya lokal, nikmatin alam, atau coba aktivitas outdoor seru plus kuliner dengan pemandangan kece — Ubud punya semuanya. Pengin tahu lebih banyak tips Ubud? Klik di sini
Tema Akomodasi di Ubud
- 【Akomodasi Ubud Bali】30+ Rekomendasi Akomodasi Khas Ubud, Nikmati Petualangan Ajaib di Tengah Pemandangan Alam Bali!
- 【Rekomendasi Akomodasi Ubud】Villa Ubud dengan Kolam Renang: Surga Privat 20+ Villa Bali yang Memukau
- Rekomendasi Akomodasi Yoga di Ubud Bali: 10 Pilihan Impian dengan Kelas Yoga dan Relaksasi Jiwa
- 18 Resor Ramah Keluarga dengan Kids Club di Bali|Pilihan Terbaik untuk Liburan Keluarga di Kuta, Seminyak, Canggu, Jimbaran, Uluwatu, dan Ubud
- Liburan Keluarga ke Bali: Rekomendasi Villa Sewa Utuh di Ubud untuk 3, 4, 5, 6 Kamar atau Lebih
Spa di Jimbaran
Ketut juga ngasih rekomendasi spa keren di Jimbaran — The Calma Spa. Ibuku sampai nggak berhenti muji tempat ini. Pelayanan dan harganya oke banget, bikin kita puas banget. Abis itu, kita udah laper banget, dan Ketut langsung bawa kita ke restoran Indonesia yang super otentik. Harganya murah banget bikin terharu, rasanya juga enak banget. Kita makan sampai kenyang, suasananya juga seru banget. (Catatan Fovix Ketut: nama restorannya adalah Waroeng Kampoeng Jimbaran)

Dokumentasi Zhang Pingping
Hotel Kempinski
Karena macet, kita baru sampai di Hotel Kempinski jam sepuluh malam. (Catatan redaksi: info tentang Hotel Kempinski bisa dilihat di sini)

張萍萍提供:凱賓斯基的海底餐廳
Keesokan harinya, acara bebas di hotel Kempinski berjalan sangat menyenangkan. Kami makan siang di Koral海底餐廳, lalu naik shuttle hotel ke Bali Collection Mall, dan dijemput jam 17:30. Di mobil juga dikasih air minum botol kaca — pelayanannya bener-bener perhatian banget.
Malamnya, kami berenang di kamar hotel yang mewah ini, dan juga menikmati fasilitas sauna hotel.








Lebih Banyak Rekomendasi Makan, Minum, dan Main di Nusa Dua

Nusa Dua adalah kawasan di Bali yang terkenal dengan resor mewahnya. Punya pantai pasir putih, air laut biru jernih, dan fasilitas wisata yang lengkap — cocok banget buat kamu yang cari liburan tenang dengan pengalaman kelas atas. Di sini juga ada spa premium, olahraga air, dan aktivitas santai yang cocok untuk seluruh keluarga. Surga banget buat semua tipe traveler. Mau tahu lebih banyak tips Nusa Dua? Klik di sini
Penginapan di Nusa Dua
- Bali Nusa Dua 16 Resor Bintang 5 Terbaik yang Diakui Publik
- Nusa Dua Liburan Keluarga Musim Panas & Musim Dingin: 9 Highlight & Rekomendasi Ramah Anak
- Pengalaman Liburan Unik di Bali - Akomodasi Mewah: Hotel Apurva Kempinski Bali
- 18 Resor Keluarga dengan Kids Club di Bali|Pilihan Terbaik untuk Liburan Keluarga di Kuta, Seminyak, Canggu, Jimbaran, Uluwatu, Ubud
- Taman Hiburan Keluarga Bali: 15 Resor dengan Seluncuran Air TOP 15
2 Juni Paket Perjalanan Mobil
Tanah Barak
Destinasi pertama hari ini adalah Tanah Barak. Aku bukan tipe orang yang suka foto ala-ala estetik, jadi pas Ketut motretin aku, dia terus-terusan ngakak. Pasti dia mikir, ‘Bu, loncatnya nggak bisa kok maksa loncat’ — momennya kocak banget.

張萍萍提供
Referensi Cepat: Bali Batu Barak/Tanah Barak: Perjalanan Indah di Blue Highway / Cliff Highway
Pura Uluwatu
Selanjutnya, kami sampai di Pura Uluwatu. Monyet-monyet di sini galak banget, jadi Ketut nemenin kita jalan kayak bodyguard, keringetan, sambil ngusir monyet dan motretin kita. Makasih banget dia juga bawain tas ibu yang seberat batu. Sebelumnya, kita lihat langsung turis lain hp-nya dirampas monyet, terus dilempar ke jurang — langsung ilang. Makin bersyukur kita ditemenin dan dilindungi Ketut.
Referensi Cepat: Panduan Wisata Pura Uluwatu / Tebing Cinta di Bali: Spot Wajib & Tips Praktis
Rekomendasi Tempat Makan & Main di Uluwatu

Uluwatu adalah salah satu kawasan paling populer di selatan Bali, terkenal dengan tebing-tebing spektakuler, pantai-pantai memesona, dan spot surfing yang kece abis. Suasananya romantis banget ala liburan tropis — tempat yang pas buat menikmati sunset dan bersantai. Kalau kamu juga mau nginep di Uluwatu, cek aja rekomendasi lengkap tempat makan, main, dan seru-seruan yang udah kami siapin biar liburanmu makin asik: 【Panduan Uluwatu】Rekomendasi Tempat Wisata, Makan, dan Seru-seruan di Uluwatu
Penginapan di Uluwatu
- Rekomendasi Penginapan Uluwatu: 15 Villa & Resort Pribadi dengan Pemandangan Laut yang Wajib Kamu Coba
- 18 Resort Keluarga dengan Kids Club di Bali|Pilihan Terbaik untuk Liburan Keluarga di Kuta, Seminyak, Canggu, Jimbaran, Uluwatu, dan Ubud
- Liburan Grup ke Bali: Rekomendasi Villa Sewa Utuh di Uluwatu (3-6+ Kamar) untuk Keluarga
Beli Buah

Disediakan oleh Zhang Pingping
Di Bali, buah favoritku adalah manggis. Begitu Ketut tahu kesukaan kami, dia langsung keliling cari manggis segar pas kami lagi di Spa. Dia bahkan beliin sendiri karena harga lokal bisa setengahnya, tapi kami tetap bayar. Soal durian, kami kurang beruntung dapat yang bagus. Ketut lebih jago dari penjualnya. Dia ngecek kualitas durian, kalau dibuka jelek, dia bakal bantuin kami ngomong sama penjualnya biar nggak beli buah yang jelek. Bener-bener di posisi kami buat nyelesain masalah.
Referensi Cepat: Musim Manggis - Si Ratu Buah Tropis di Indonesia/Bali
Makan Malam Seafood Sambil Lihat Sunset
Malamnya, Ketut bawa kami ke restoran seafood yang super worth it — Menega Cafe. Di sini bisa nikmatin pemandangan sunset yang cantik. Ketut bantu kami cek tagihan, biar nggak kena tipu. Mama pesan lobster sama dua kepiting gede, plus satu paket yang udah include lobster dan ikan. Total habis sekitar USD$100 lebih. Kami bertiga plus sopir aja nggak habis, malah bungkus sisa makanan. Staf restoran lihat kami udah kenyang banget, baik hati banget nyaranin jangan naikin ikan hidup pesanan Mama karena bakal nggak habis.

Disediakan oleh Zhang Pingping: Menega Cafe
Akomodasi & Sekitarnya
Tanggal 2 Juni, kami nginep di The Oberoi Beach Resort di Seminyak. Hotel ini yang paling perhatian dan bikin liburan terasa banget sepanjang trip kami.








▶Pesan The Oberoi Beach Resort & kamar lainnya Trip Booking
Kami jalan-jalan santai di sekitar, lihat sunset, nikmatin semua fasilitas hotel, dan habisin malam yang seru banget.
Tersimpan di: Rekomendasi Penginapan Bali: Panduan Tema Akomodasi Tepi Pantai Mewah di Seminyak
4 Juni – Jemputan Pulang ke Taiwan
Hari ini kami bersiap balik ke Taiwan. Karena Ketut harus ngurus urusan putrinya, jadi dia minta kakaknya jemput kami ke bandara.
Kesimpulan & Kesan
Feedback kali ini semoga bisa membantu teman-teman yang mau ke Bali. Karena keterbatasan halaman, banyak detail yang nggak bisa diceritain satu-satu, silakan diskusi ya (o^^o). Ada dua restoran yang nggak ada di rencana awal, dibawa sama Ketut dadakan, tapi dua-duanya enak banget. Sayangnya gue nggak tahu namanya (red: kami udah minta tambahan info dari Fovix Ketut).
Sebaliknya, dua restoran hits yang kami datengin—SunSun dan Sacred Rice—kurang cocok di lidah kami. Rasanya biasa aja, nggak istimewa, dan nggak enak.
Rekomendasi Driver Sewaan
Soal driver sewaan, gue juga udah pilih-pilih beberapa kandidat, dan akhirnya beruntung banget milih Fovix Ketut. Ketut nganggep mama gue kayak mamanya sendiri, sepanjang jalan selalu perhatian ‘Hati-hati, Ma’, ‘Gimana, Ma?’, dan mama juga nganggep dia kayak anak sendiri. Dalam beberapa hari aja, kita udah punya hubungan yang akrab banget.
Ketut adalah seorang driver super ramah, umurnya sekitar 30-an, punya tiga anak. Dia sayang banget sama istrinya, setiap kali ngomongin istri dan anak perempuannya, dia selalu senyum lebar. Dia kerja keras banget buat melayani tamu, demi cari uang buat keluarga. Gue rekomendasiin banget buat teman-teman Taiwan yang mau latihan bahasa Inggris dan suka backpacking petualangan — kalian bisa tenang pilih Fovix Ketut.
Yang perlu dicatat, para driver di Bali kebanyakan udah punya istri dan anak, mereka juga perlu ngurus keluarga. Kadang-kadang, pasti ada aja situasi darurat keluarga yang nggak terduga dan bikin mereka nggak bisa kerja. Gue yakin itu bukan kemauan mereka, jadi kita harus saling pengertian dan memahami situasi mereka ya!
Kontak Fovix Ketut

Tambah Line, scan QR Code ya!
Pas liburan ke Bali kali ini, gue juga diam-diam maksa diri buat ningkatin skill listening bahasa Inggris dikit. Ayo gabung tim latihan listening, kita tumbuh bareng!
Semoga feedback ini bisa bantu teman-teman yang mau ke Bali.
Tulisan ini diadaptasi dari postingan grup, versi asli ada di sini
Koleksi Cerita Perjalanan Bali

Lihat lebih banyak cerita perjalanan Bali di sini
Kamu juga pengen bikin catatan perjalanan tapi bingung mulai dari mana? Coba deh intip "Cara Menulis Catatan Perjalanan Bali yang Keren", biar catatan perjalananmu makin kece!