Apa Itu eVisa?
Intinya: eVisa Indonesia (eVoA) harus diajukan di situs resmi Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia (satu-satunya URL resmi, banyak situs palsu penipuan di internet), biayanya sekitar 500.000 IDR (USD$16), berlaku 30 hari dan bisa diperpanjang sekali hingga maksimal 60 hari. Wisatawan biasa wajib pilih kategori 【B1 - Tourism】, dan ajukan maksimal 3 hari sebelum keberangkatan. Pembayaran kartu hanya bisa pakai Visa, Mastercard, atau JCB (Amex tidak bisa).
eVisa (electronic visa on arrival, disingkat eVoA/eVisa) adalah visa yang diajukan secara online melalui situs resmi Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia sebelum keberangkatan. Biaya pengajuan eVisa sama dengan visa on arrival manual di bandara, yaitu 500.000 IDR (sekitar USD$16), berlaku 30 hari, bisa diperpanjang sekali, maksimal tinggal 60 hari. Namun, bayar pakai kartu kredit kena biaya tambahan.

Langkah-Langkah Pengajuan eVisa
- Isi formulir di situs (<— ini satu-satunya link resmi, banyak situs palsu penipuan)
- Siapkan paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan
- Wisatawan biasa yang liburan ke Indonesia atau Bali, pilih yang ini: 【B1 - Tourism (Visa On Arrival 30 Days)】, jangan sampai salah pilih!
- Isi informasi perjalanan, dan upload paspor (halaman foto) dan foto (bisa pakai foto HP, yang jelas kelihatan wajah/lebih baik latar belakang polos)
- Siapkan kartu kredit untuk bayar (pembayaran online pakai Visa, Mastercard, atau JCB. Maksimal 5 orang bisa daftar bareng/pakai satu kartu. Amex nggak bisa dipakai! Ada biaya tambahan, total akhir Rp.519.500)
eVisa cukup diajukan maksimal 3 hari sebelum keberangkatan. Berlaku 90 hari setelah pengajuan. Kalau ada pertanyaan soal pengajuan visa, cek 【FAQ eVisa/All Indonesia saat masuk Indonesia/Bali】
Apa Kelebihan eVisa?
Pengajuan eVisa biasanya cuma butuh beberapa menit. Kelebihan urus eVisa duluan adalah nggak perlu antre visa on arrival setelah turun pesawat, dan mulai tahun 2024 kamu bisa pakai e-gate yang hampir tanpa antrean.
Baca juga: Cepat & Praktis! Panduan Autogate & Prosedur Imigrasi Bali 2025
Visa Wisata B1

Wisatawan biasa pilih visa ini ya! (PS. Udah nggak perlu bikin akun/registrasi)
Selain e-Visa, Dokumen Apa Lagi yang Diperlukan?
Cek panduan lengkap semua proses di sini: Prosedur Masuk Bali Pakai Sistem ‘All Indonesia’|Pahami Langkah Terbaru dalam 1 Menit: Turun Pesawat → Imigrasi → Ambil Bagasi
e-Visa vs. Visa on Arrival, Pilih yang Mana?
Biaya dan masa berlaku keduanya sama persis, bedanya cuma perlu isi formulir online atau nggak. Kalau kamu lebih suka antre langsung di bandara buat Visa on Arrival, atau masih bingung mana yang cocok buat perjalananmu, cek perbandingan lengkapnya: Visa on Arrival vs e-Visa Bali: Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?
Perpanjang e-Visa Secara Online
Mulai 2024, Indonesia akan mendorong wisatawan yang berencana ke Bali untuk pakai layanan imigrasi online. Wisatawan bisa mengajukan berbagai visa Indonesia secara online, termasuk perpanjangan visa tanpa harus datang ke kantor imigrasi lagi! Cara perpanjang online? Lihat panduan yang kami siapkan.
Pengingat Kesalahan Umum
Dua hal yang paling sering bikin macet saat ngurus e-Visa: gagal upload foto, dan kena tipu setelah disetujui.
- Foto gagal diupload? Biasanya karena file-nya terlalu besar. Solusinya cek sini: Gagal Upload Foto e-Visa Indonesia/Bali? Begini Cara Atasinya
- Dapet email minta bayar lagi setelah disetujui? Itu tipuan. Setelah disetujui, resmi nggak bakal minta biaya tambahan. Detailnya cek: Awas! Modus Penipuan Baru Setelah Urus Visa Indonesia!
- Ada masalah lain? Bisa lihat kumpulan FAQ Visa Masuk & e-VoA Indonesia/Bali
Belum ada diskusi — jadilah yang pertama bertanya.