Intinya dulu: Indonesia tidak punya visa digital nomad yang resmi. Opsi yang bisa dipakai sekarang: jangka pendek pakai Visa Kunjungan (VoA/e-VOA, 30 hari bisa diperpanjang sekali) buat kerja remote untuk perusahaan di luar negeri (nggak boleh kerja di perusahaan Indonesia); jangka panjang cuma ada visa ‘Second Home’ yang syaratnya super tinggi (butuh dana mengendap Rp2 miliar, sekitar USD$65.000) atau ‘Golden Visa’ dengan investasi mulai USD$2,5 juta. Area favorit para digital nomad berturut-turut adalah Canggu, Ubud, Seminyak, Sanur, dengan banyak pilihan co-working space.
Bali, destinasi wisata populer dengan pantai cantik, budaya kental, dan suasana tenang, memang menarik banyak wisatawan. Tapi seiring tren kerja jarak jauh, makin banyak yang pengin bisa liburan sambil kerja di tempat seindah ini. Untungnya, Bali punya beberapa opsi biar kamu bisa menikmati waktu seru sambil tetap produktif kerja.

Pastikan Visa dan Persyaratan Hukum
Kalau kamu berencana kerja di Bali, pastikan visa dan persyaratan hukummu sesuai aturan. Indonesia punya berbagai jenis visa, dan kalau mau kerja di Bali, sebaiknya urus visa yang tepat. Kamu juga perlu paham aturan hukum Indonesia soal kerja jarak jauh biar aktivitasmu legal.
Nggak ada yang mau jadi pemegang visa ilegal, jadi kita bahas beberapa pilihan visa buat kerja remote di Indonesia:

Apakah Ada Visa untuk Pekerja Remote di Bali?
Meskipun pejabat pemerintah Indonesia udah lama membahas kemungkinan visa pekerja remote, akhirnya tahun lalu mereka meluncurkan visa ‘Second Home’.
Meskipun visa ‘Rumah Kedua’ berlaku selama 5 atau 10 tahun, persyaratannya yang ketat membuatnya agak sulit dijangkau bagi sebagian besar pekerja jarak jauh. Salah satu syarat yang paling ekstrem adalah harus memiliki rekening bank di Indonesia dengan saldo minimal 20 miliar rupiah (sekitar USD$645.000) atas nama kamu sendiri sebagai bukti dana, dan dana itu tidak boleh digunakan. Visa ini juga tidak mengizinkan kamu bekerja secara legal untuk perusahaan Indonesia atau menyediakan jasa komersial di sana.
Visa Emas untuk Investor
Baru-baru ini pada 3 September, pemerintah Indonesia meluncurkan program ‘Visa Emas’ yang bertujuan menarik investasi asing dan merangsang ekonomi lokal. Program ini mensyaratkan investasi minimal USD$2,5 juta dengan masa tinggal terpendek 5 tahun. Pemohon bisa mendapatkan izin tinggal 5 hingga 10 tahun. Investor individu yang menanamkan USD$2,5 juta dan mendirikan perusahaan akan mendapat izin tinggal 5 tahun, sementara jika investasi dinaikkan menjadi USD$5 juta, masa tinggal diperpanjang hingga 10 tahun.
Untuk aplikasi atas nama perusahaan, investasi minimal yang diminta adalah USD$25 juta, dan direktur serta staf khusus bisa mendapatkan izin tinggal 5 tahun. Jika perusahaan menggandakan jumlah investasi, masa tinggal juga bertambah menjadi 10 tahun.
Memilih Akomodasi yang Tepat
Setelah urusan visa beres, yuk cari tempat menginap! Banyak hotel, resor, dan penginapan yang menawarkan fasilitas lengkap, termasuk koneksi Wi-Fi stabil, area kerja nyaman, dan lingkungan yang tenang. Pastikan tempat menginap kamu bisa memenuhi kebutuhan kerja, sekaligus menyediakan suasana santai dan rekreatif.
Lalu, kawasan mana di Bali yang paling cocok untuk pekerja jarak jauh? Berikut adalah area favorit para digital nomad di Bali:
- Ubud
- Canggu
- Seminyak
- Sanur

Mencari Ruang Kerja Bersama
Bali punya banyak ruang kerja bersama (coworking space) yang menyediakan lingkungan kerja profesional bagi pekerja jarak jauh. Kamu bisa menyewa meja atau kantor, berinteraksi dengan pekerja lain, dan berbagi inspirasi. Ini juga kesempatan bagus untuk kenalan dengan orang-orang yang bekerja di Bali dan memperluas lingkaran pertemanan.
Berikut beberapa pilihan dengan rating tinggi:
Area Canggu:
Dojo Bali: Terletak di Canggu, coworking space ini punya area kerja yang nyaman, plus kafe dan kolam renang outdoor. Koneksi internetnya stabil dan komunitas digital nomaden di sini hidup banget. Kamu juga bisa pilih berbagai opsi akomodasi di dekat sini.
Outpost Bali Coworking: Punya tiga lokasi di Canggu dan Ubud, coworking space ini menawarkan lingkungan modern dan luas dengan kursi ergonomis, meja berdiri, ruang rapat, dan kantor pribadi. Ada juga kafe, kolam renang, dan teras atap. Kamu bisa ikut berbagai acara, workshop, dan kesempatan bersosialisasi dengan anggota lain.
Tropical Nomad: Berlokasi di Canggu, coworking space ini punya nuansa tropis dengan furnitur kayu, tanaman, dan tempat tidur gantung. Internetnya cepat, ber-AC, gratis kopi dan teh, serta ada dapur kecil. Ada juga meja biliar, board game, dan buku buat hiburan.
Biliq Coworking Space: Terletak di Seminyak, coworking space ini punya desain nyaman dan stylish dengan cahaya alami dan tanaman hijau. Internetnya kencang, ada Skype room, loker, dan fasilitas cetak. Ada juga lounge di atap buat bersantai dan bersosialisasi.
Kenapa Canggu begitu populer? Cek aja panduan Canggu
Area Sanur:
Kumpul Coworking Space: Berlokasi di Sanur, coworking space ini punya suasana kolaboratif yang ramah, dengan internet cepat, meja dan kursi nyaman, ruang rapat, dan area acara. Kamu bisa ikut berbagai kegiatan dan program komunitas buat belajar skill baru dan kenalan baru.
Livit Hub: Terletak di Sanur, coworking space ini menawarkan lingkungan yang nyaman dan kreatif dengan internet cepat, furnitur ergonomis, Skype room, ruang rapat, dan kantor pribadi. Ada juga dapur kecil buat masak sendiri atau pesan dari restoran sekitar. Kamu juga bisa dapet berbagai benefit seperti diskon membership gym, bantuan visa, dan paket asuransi kesehatan.
Apa sih serunya Sanur? Cek Panduan Sanur
Pastikan Koneksi Internet
Kalau kamu suka kerja dari rumah, koneksi internet yang stabil itu wajib banget. Beberapa daerah di Bali mungkin sinyalnya kurang oke, jadi pastikan tempat nginep punya Wi-Fi yang stabil. Kamu bisa tanya dulu ke hotel atau penginapan soal kecepatan dan keandalan jaringannya.
Jelajahi Budaya dan Hiburan Lokal
Di sela kerja, jangan lupa eksplor budaya dan hiburan lokal Bali. Bali punya banyak kegiatan budaya seru, kuliner enak, dan pemandangan alam yang ciamik. Manfaatin waktu istirahat buat menikmati semuanya.
Bali itu tempat yang pas banget buat liburan sambil kerja jarak jauh. Asal kamu patuh sama aturan setempat, punya koneksi internet yang stabil, dan bisa bagi waktu antara kerja dan santai, kamu bakal dapet pengalaman seru dan nggak terlupakan di pulau indah ini.

➡️Klik di sini untuk lebih banyak promo Bali⬅️
Tips Praktis Sehari-hari
Urusan kerja, tempat tinggal, dan visa udah beres. Sekarang, kita bahas hal-hal praktis buat ngatur kehidupan sehari-hari.
Transportasi: Sewa motor: Di Bali, sewa motor itu relatif murah dan gampang (tapi inget, ‘wajib punya SIM internasional’). Kamu pasti bakal lihat banyak orang nggak pakai helm, tapi jangan sampai lupa pakai helm ya. Polisi sering razia soal helm, tapi yang lebih penting, jalanan di Bali bisa berbahaya. Pakai helm itu cara buat jaga keselamatan kamu.
Pakai aplikasi ojek online kayak Grab dan Gojek: Aplikasi ini gampang banget dipake, bisa buat pesan mobil, motor, atau delivery makanan. Tapi, karena tekanan dari perusahaan taksi lokal, beberapa tempat wisata di pulau atau daerah terpencil nggak ada layanan ini.
Taksi biasa: Beberapa supir taksi di Bali suka nolak pake argo, atau bilang argonya “rusak”, biar bisa nawar harga seenaknya. Kalau bisa, usahakan pake taksi Blue Bird yang paling terpercaya, supirnya selalu pake argo.
Tetap terhubung: Beli SIM card lokal buat dapetin paket internet paling murah dan sinyal yang oke. Telkomsel sama XL adalah dua provider HP terbaik di Bali. Selain itu, worth it juga buat bayar VPN biar aman pas pake Wi-Fi publik, dan juga buat akses situs yang diblokir di Indonesia.
Kesehatan dan keamanan: Meskipun Bali punya banyak fasilitas medis yang bagus, kamu tetap harus punya asuransi perjalanan yang cukup buat jaga-jaga kalau ada keadaan darurat yang butuh perawatan di luar negeri. Jangan lupa catat nomor darurat dan rumah sakit terpercaya di Bali.
Belajar bahasa: Walaupun banyak orang Indonesia di Bali yang jago bahasa Inggris, saran gue sih belajar dikit bahasa Indonesia bakal bikin kamu lebih gampang berteman, jalan-jalan, dan nikmatin makanan di warung lokal yang biasanya murah meriah dan enak banget. Kami di Bali hampir selalu pake bahasa Indonesia loh!
Hormati budaya dan hukum setempat: Banyak banget cerita bule di Bali yang kena masalah karena nggak hormat sama budaya lokal atau nggak patuh sama hukum setempat. Ingat, kita lagi di tanah orang, jadi hargai budaya dan hukum mereka.
👈 Kembali ke Panduan Liburan Mandiri Bali
Mau lihat panduan lengkap untuk pemula? Klik di sini buat baca «Panduan Liburan Mandiri Bali 2026», biar paham semua yang harus dilakukan sebelum berangkat.
Belum ada diskusi — jadilah yang pertama bertanya.