Bali Sambut Musim Liburan, Acara Budaya Dimaksimalkan
Memasuki musim liburan 2025, pemerintah Bali dan pelaku pariwisata gencar mendorong berbagai festival budaya dan pertunjukan tradisional. Harapannya, lewat acara-acara ini wisatawan bisa makin mendalami budaya Bali.


Sekilas tentang Pura Ulun Danu Beratan
Pura Ulun Danu Beratan terletak di tepi Danau Bratan. Sejak abad ke-17, pura ini dipersembahkan untuk Dewi Danu, dewi air, yang melambangkan penghormatan masyarakat Bali terhadap sumber air danau dan sungai. Pura ini juga mencerminkan pentingnya air untuk irigasi pertanian, panen, dan ketahanan pangan seluruh pulau. Sebagai salah satu dari sembilan “Kahyangan Jagat” (pura penjaga arah mata angin), pura ini bukan hanya pusat spiritual, tapi juga berperan dalam mengatur saluran irigasi. Melalui ajaran Āgama Tirta (agama air) dan konsep Tri Hita Karana, pura ini menjaga keseimbangan antara alam, manusia, dan Tuhan. Di kompleks pura juga ada elemen stupa Buddha, menunjukkan kerukunan antarumat beragama. Ditambah pemandangan pura yang seolah mengapung di atas danau, tempat ini jadi simbol sempurna perpaduan budaya, religi, dan keindahan alam Bali.

Gambar pada uang kertas Rp50.000
Pura Ulun Danu Beratan Gandeng Blooms Garden, Gelar Parade Gebogan Setiap Hari
Terletak di dataran tinggi Bedugul yang cantik, Pura Ulun Danu Beratan adalah salah satu ikon paling ikonik di Bali. Mulai Juli hingga Agustus 2025, pura ini bakal kerja sama dengan Blooms Garden di dekatnya untuk menggelar parade budaya Gebogan setiap hari. Acaranya besar-besaran, dua bulan penuh tanpa libur!
Apa Itu Gebogan? Yuk, Kenalan dengan Tradisi Khas Bali
Gebogan adalah tumpeng buah dan bunga tradisional yang dipersembahkan sebagai simbol rasa syukur dan doa. Setiap hari, para perempuan dari 18 desa berjalan sambil menjunjung tinggi persembahan yang tersusun rapi dari buah dan bunga, melintasi pura-pura, melambangkan panen dan rasa syukur. Para peserta perempuan mengenakan pakaian adat, berbaris dengan Gebogan yang warna-warni dan megah di atas kepala, menunjukkan pesona unik budaya Bali.
Lokasi berbeda di hari biasa dan akhir pekan, disesuaikan dengan rute wisatawan
Untuk mengantisipasi keramaian akhir pekan, parade hari Senin hingga Jumat akan diadakan di Pura Ulun Danu Beratan, sedangkan akhir pekan dipindahkan ke Blooms Garden yang lebih ramai. Pengaturan ini memungkinkan wisatawan untuk mengatur jadwal secara fleksibel dan menikmati keindahan budaya kapan saja.
Pertunjukan Kecak dan Barong juga digelar, pesona budaya makin berlipat

Selain parade Gebogan, penyelenggara juga menyiapkan pertunjukan tradisional seperti Tari Kecak dan Tari Barong, memberikan pengalaman budaya yang lebih beragam bagi wisatawan. Jadwal spesifik akan diumumkan secara bertahap di platform media sosial resmi.
Diprediksi lonjakan pengunjung, wisatawan internasional dari seluruh dunia
Saat ini rata-rata jumlah pengunjung harian sekitar 1.700 orang, dan akhir pekan mencapai lebih dari 1.800 orang. Penyelenggara memperkirakan akan ada gelombang besar wisatawan internasional, dan sudah ada beberapa grup sekolah dari Jawa Timur, Indonesia yang memesan kunjungan.
Rekomendasi itinerary: mampir ke destinasi dataran tinggi, nikmati kesejukan alam
Selain mengikuti parade dan pertunjukan, wisatawan juga bisa mampir ke tempat-tempat terkenal lainnya di Ubud.
Lebih Banyak Seru-seruan di Ubud

Ubud adalah pusat seni dan budaya Bali, dengan sawah terasering yang hijau, hutan yang tenang, dan tradisi yang kaya, menarik banyak pelancong. Tempat ini ideal untuk bersantai. Mau eksplorasi tradisi lokal, nikmati keindahan alam, atau coba berbagai aktivitas outdoor seru plus pengalaman unik kuliner dan pemandangan, Ubud pasti bikin kamu terkesan! Ingin tahu lebih banyak panduan Ubud? Klik di sini
📅 Info Praktis & Tips Berkunjung
- Waktu Acara: 1 Juli – 31 Agustus 2025, acara diadakan bergantian di Pura Ulun Danu Beratan dan The Blooms Garden.
- Waktu Terbaik: Datang sebelum jam 8 pagi biar bisa hindari keramaian dan nikmatin pemandangan candi dengan kabut pagi di atas danau.
- Info Tiket: Tiket dewasa turis internasional sekitar IDR 75.000, anak-anak IDR 50.000. Kadang ada paket promo selama acara, cek info lengkap di Instagram resmi.
- Cara ke Sana: Dari Ubud atau Kuta, perjalanan sekitar 1,5–2 jam lebih. Lebih enak pakai mobil sewaan atau ikut tur harian.
FAQ
Apa Itu Gebogan?
“Gebogan” adalah kata dalam bahasa Indonesia (dibaca: ge-bo-gan), yang dalam budaya Bali merujuk pada sesajen berupa hiasan berisi bunga, buah, makanan, dan lainnya yang dipakai dalam upacara keagamaan atau perayaan. Dalam bahasa Indonesia, Gebogan juga bisa berarti rangkaian bunga atau pajangan bunga untuk menghias panggung atau mimbar. Jadi, “Gebogan” bisa diartikan sebagai “sesajen khas Bali”, “hiasan bunga”, atau “pajangan bunga”.
Kapan Acaranya?
1 Juli – 31 Agustus 2025, setiap hari ada parade.
Di Mana Bisa Lihat Parade Gebogan?
Senin–Jumat di Pura Ulun Danu Beratan, akhir pekan di Blooms Garden.
Perlu Reservasi atau Beli Tiket Khusus?
Pengunjung umum cukup beli tiket masuk tempat wisata buat nonton acara. Beberapa pertunjukan perlu reservasi tempat duduk sebelumnya.
Selain pawai, ada acara apa lagi?
Ada juga pertunjukan tari tradisional api dan Barong, plus pasar lokal dan pameran kerajinan tangan.