Taman Kunang-Kunang Bali Raih Penghargaan Ekowisata
The Firefly Garden di Desa Taro, Bali—yang juga dikenal sebagai ‘Rumah Konservasi Kunang-Kunang’—baru saja memenangkan penghargaan ekowisata dalam perayaan 80 tahun kemerdekaan Indonesia. Tempat yang didirikan oleh warga lokal ini dipuji karena komitmennya terhadap konservasi lingkungan dan partisipasi komunitas.
Contoh Nyata Keseimbangan Konservasi dan Pariwisata


Kunang-kunang dianggap sebagai indikator kesehatan lingkungan karena sangat sensitif terhadap polusi. Di dalam taman ini ada laboratorium kecil yang fokus meneliti reproduksi, siklus hidup, dan perilaku kunang-kunang, sambil mempromosikan pertanian organik dan mengurangi penggunaan pestisida kimia. Pengelola, Wayan Wardika, bahkan punya mimpi besar: bekerja sama dengan petani untuk memperluas radius aktivitas kunang-kunang hingga 2 kilometer—butuh lahan pertanian seluas 27 hektar untuk mewujudkannya.
Sinergi Komunitas dan Alam yang Berkelanjutan
Salah satu pendiri taman, Wayan Gede Ardika, bercerita bahwa konservasi ini berawal dari percobaan pertanian organik. Karena pakai pupuk alami, kualitas tanah dan air meningkat, tanpa sengaja menarik kunang-kunang datang, dan akhirnya berkembang jadi destinasi ekowisata. Selain menambah penghasilan warga, tempat ini juga menyediakan pasokan pangan yang lebih sehat buat komunitas setempat.
Pengalaman Wisata: Alam dan Romantis dalam Satu Paket
- Tur Malam Kunang-Kunang: Cuma USD$3, kamu bisa lihat kunang-kunang menari di bawah bintang sambil menikmati teh lokal dan camilan singkong goreng.
- Paket Makan Malam Romantis: USD$16 per pasangan, termasuk tur kunang-kunang, meja makan romantis pribadi, dan hidangan lokal yang lezat.
Pengalaman-pengalaman ini bikin wisatawan bisa menikmati keindahan alam sambil mendukung program konservasi.
Tur Taman Kunang-kunang, plus Spot Hits Ubud dan Kopi Kintamani
Daftar Pemenang Inovasi Ekologi Indonesia
Selain Taman Kunang-kunang, ada juga proyek lain yang menang:
- Best Innovation Award: Dimenangkan oleh Kelompok Tani Raja Prani pimpinan Komang Wiratama Putra, fokus pada metode tanam bawang merah bernilai tinggi.
- Ocean & Fisheries Award: Ketut Adi Putra menciptakan Jukung Sky Boat, bantu nelayan lokal tingkatkan hasil tangkapan.
Lebih Banyak Seru-seruan di Ubud: Makan, Main, dan Nongkrong

Ubud adalah pusat seni dan budaya di Bali. Sawah terasering yang hijau, hutan yang tenang, dan tradisi yang kental bikin siapa pun betah. Tempat ini cocok banget buat kamu yang mau rileks, baik itu menjelajahi budaya lokal, menikmati alam, atau nyobain aktivitas seru plus kuliner dengan pemandangan kece. Ubud pasti kasih pengalaman yang beda! Mau tahu lebih banyak tips Ubud? Klik di sini
Rekomendasi Tempat Nginep di Ubud
- 【Rekomendasi Menginap di Ubud, Bali】30+ Pilihan Akomodasi Khas Ubud, Rasakan Petualangan Magis di Tengah Pemandangan Alam Bali!
- 【Rekomendasi Penginapan Ubud】Villa dengan Kolam Renang Pribadi di Ubud: Surga Tersembunyi, 20+ Villa Bali yang Bikin Tercengang
- 10 Rekomendasi Penginapan Yoga di Ubud, Bali: Perpaduan Kelas Yoga dan Relaksasi Jiwa yang Impian
- 18 Resor Keluarga dengan Kids Club di Bali|Pilihan Terbaik untuk Liburan Keluarga di Kuta, Seminyak, Canggu, Jimbaran, Uluwatu, dan Ubud
- Liburan Kelompok ke Bali: Rekomendasi Villa Sewa Utuh di Ubud untuk 3, 4, 5, 6+ Kamar, Cocok untuk Keluarga
FAQ Pertanyaan Umum
1. Di mana Taman Kunang-kunang Bali berada?
Lokasinya di Desa Taro dekat Ubud, nggak jauh dari pusat kota, tempat ekowisata yang dikelola warga lokal.
2. Kenapa konservasi kunang-kunang itu penting?
Kunang-kunang itu sensitif banget sama polusi, kehadiran mereka jadi tanda ekosistem sehat dan seimbang.
3. Apa aja sih pengalaman yang bisa dicoba di taman ini?
Ada tur kunang-kunang malam hari, paket dinner romantis, dan juga tur kebun organik. Seru banget!
4. Berapa harga tiket masuknya?
Tur malam harganya Rp100.000 per orang, paket dinner romantis untuk dua orang Rp500.000.
5. Paket tur satu hari
Bisa cek paket tur satu hari dari Klook: Tur Taman Kunang-Kunang, termasuk highlight Ubud dan tur kopi Kintamani
Wajib Tahu Buat Liburan Keluarga:
- Arung Jeram Versi Bayi yang Aman & Gampang (Sungai Arus Tenang)
- Taman Bermain Indoor Super Luas 1000m² di Sanur: AeroXSpace Adventure
- Panduan Liburan Keluarga di Bali: Eksplorasi Safari & Flamingo Beach Club
- Liburan Keluarga ke Bali: Tips Bawa Bayi, Balita, dan Anak Usia Sekolah
- Panduan Ultimate Bali Bird Park: Burung Langka, Aktivitas Interaktif & Petualangan Konservasi Alam yang Memukau
- Piknik Bareng Alpaka: Kelas Alam untuk Anak-anak
- Liburan Sekolah 2026 di Bali: Panduan Liburan Bersama Anak & Orang Tua — 4 Zona Rekomendasi, Cuaca Musim Kemarau & Rekomendasi Akomodasi
- Rekomendasi 18 Resor Keluarga di Bali|Pilihan Terbaik Buat Liburan Santai
- Taman Bermain Keluarga di Bali: 15 Resor dengan Seluncuran Air Terbaik
- Jungle Kids Bali | Kids Club di Nuanu: Tempat Bermain & Belajar Paling Cocok buat Anak
- Hutan Hujan Bercahaya di Malam Hari: Pengalaman Seni Cahaya Imersif Hikaria di Ubud, Bali
- Taman Ajaib Magic Garden di Nuanu Creative City
Belum ada diskusi — jadilah yang pertama bertanya.