Kesimpulannya: e-Visa on Arrival (eVoA) Indonesia sekarang dikelola oleh VFS Global, dengan layanan pelanggan multi bahasa (Inggris/Mandarin/Jepang/Korea) dan email khusus, prosesnya jadi lebih mulus. Taiwan nggak masuk daftar 13 negara bebas visa (kebanyakan negara ASEAN kayak Singapura, Malaysia, Thailand, dll), jadi traveler Taiwan tetap harus urus eVoA atau visa on arrival kayak biasa.
Apa itu eVoA?
eVoA (Electronic Visa on Arrival) adalah layanan visa praktis dari pemerintah Indonesia yang bikin turis asing bisa apply visa online sebelum sampai di Bali. Ini bagian dari upaya buat dorong pariwisata dan tarik investor asing, bikin proses visa lebih simpel dan pengalaman masuk ke Indonesia makin mulus.

Negara yang bebas visa masuk Indonesia
Sekarang layanan eVoA udah buka buat 97 negara, termasuk Australia, Inggris, Amerika, Selandia Baru, Korea, Jepang, China, Taiwan, dan India. Kamu bisa apply lewat sistem online dan selesaiin semua prosedurnya.
Sementara negara yang bebas visa masuk, mayoritas dari ASEAN. Per 29 Agustus 2024, 13 negara bebas visa yang diumumkan:
- Brunei
- Filipina
- Kamboja
- Laos
- Malaysia
- Myanmar
- Singapura
- Thailand
- Vietnam
- Timor Leste
- Suriname
- Kolombia
- Hong Kong
Dijadwalkan akhir Januari 2025 bakal diumumkan lagi daftar negara bebas visa berikutnya.
Sistem Lama Indonesia yang Bikin Pusing
Dulu, proses layanan visa itu ribet banget dan digitalisasinya kurang maksimal, bikin banyak traveler mengalami kerepotan pas masuk. Mulai 2023, Kepala Imigrasi Indonesia Silmy Karim mendorong transformasi digital total, berharap jadi role model layanan imigrasi, dan kerja sama dengan VFS Global meluncurkan layanan eVoA.
Serahin ke Ahlinya! VFS Global Bantu Pariwisata Indonesia
Biar kualitas layanan visa makin oke, pemerintah Indonesia nunjuk VFS Global sebagai satu-satunya mitra eVoA, ngasih proses aplikasi yang lebih aman dan ramah. VFS Global sekarang jadi penyedia layanan aplikasi visa utama di 67 negara, punya lebih dari 3.400 pusat visa di 153 negara. Kantor pusatnya di Zurich dan Dubai, mayoritas sahamnya dipegang oleh dana investasi yang dikelola perusahaan ekuitas swasta AS Blackstone Inc., plus didukung Yayasan Kuoni and Hugentobler Swiss dan dana EQT.
Nantinya, traveler tinggal isi formulir simpel, upload data paspor, dan bayar biaya visa (sekarang IDR 500,000), lalu eVoA langsung dikirim lewat email. Bisa langsung ditunjukin pas masuk atau pake gerbang otomatis.
VFS Global bakal resmi jalan awal Desember tahun ini, pas banget musim liburan akhir tahun yang biasanya ada sekitar sejuta turis internasional berdatangan ke Bali. Pemerintah Indonesia berharap transisi layanan ini lancar biar pengalaman masuk turis tetap oke. Sistem baru ini juga dukung banyak bahasa, kayak Inggris, Mandarin, Jepang, Korea, plus email khusus dan live chat buat bantu traveler urus visa dengan lebih gampang.
📩 Gabung Sekarang ‘Panduan Liburan Bali’, Jadi Ahli Liburan Bali!

Dengan berlangganan gratis, kamu akan dapat:
✅ Berita terbaru seputar Bali, biar kamu selalu update info traveling
✅ Panduan lengkap biar itinerary kamu hemat dan bebas drama
✅ Rekomendasi hidden gem dan peta kuliner lokal eksklusif
✅ Konten yang nggak bakal kamu temuin di grup Facebook
✅ Kumpulin saran itinerary paling banyak dari teman-teman, biar tiap trip mulus tanpa hambatan
Cukup pakai akun Google atau Facebook, registrasi jadi gampang banget!