Gunung Ijen terkenal dengan danau kawahnya yang spektakuler, menarik banyak wisatawan. Namun, berdasarkan laporan Indonesia pertengahan Juli 2024, status aktivitas gunung ini baru saja dinaikkan ke Level II (Siaga), dan penyebabnya pun terungkap. Menurut evaluasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, aktivitas Gunung Ijen belakangan ini meningkat signifikan, sehingga statusnya dinaikkan.

Perubahan Status Aktivitas
Sebelumnya, status aktivitas Gunung Ijen hanya Normal (Level I). Namun, seiring meningkatnya aktivitas vulkanik di wilayah Banyuwangi dan Bondowoso, PVMBG memutuskan untuk menaikkan statusnya menjadi Level II (Siaga). Kepala Bagian Hubungan Masyarakat PVMBG, Titan Roskusumah, dalam wawancaranya menjelaskan perubahan aktivitas Gunung Ijen selama beberapa bulan terakhir.
Perubahan Warna dan Suhu Danau Kawah
Titan menjelaskan, “Salah satu tanda meningkatnya aktivitas danau kawah Gunung Ijen adalah perubahan warna air danau dari hijau menjadi putih pucat, akibat endapan dasar danau yang naik ke permukaan karena tekanan gas yang kuat.” Selain itu, suhu air danau juga meningkat seiring bertambahnya tekanan atau konsentrasi gas. Selama periode peningkatan aktivitas, muncul gelembung-gelembung di permukaan air.
Letusan Gas Vulkanik
Peningkatan aktivitas danau kawah Gunung Ijen biasanya disertai dengan letusan gas, terutama karbon dioksida (CO2). Peristiwa letusan gas ini bisa mengalir di sepanjang lembah, seperti yang terjadi pada letusan gas danau kawah Gunung Ijen pada Maret 2018. CO2 memiliki densitas lebih besar, sehingga lebih mudah menyebar di daerah rendah dibandingkan udara.
Aktivitas Gempa Bumi Terkini
Dari 1 Juni 2024 sampai 12 Juli 2024, gempa vulkanik dangkal dan dalam mengalami penurunan, tapi jumlah gempa jenis lain fluktuasinya normal. Energi gempa sejak 2023 secara umum menunjukkan tren fluktuasi dan peningkatan bertahap, terutama pada 12 Juli 2024, energi gempa meningkat signifikan dan amplitudo getaran berkelanjutan juga membesar drastis.
Catatan Aktivitas Vulkanik Terbaru
Dari pukul 17:00 hingga 21:00 WITA pada 12 Juli 2024, aktivitas getaran meningkat tajam dengan amplitudo berfluktuasi antara 5 hingga 25 mm. Setelah pukul 21:10, amplitudo getaran melebihi 46 mm, mencapai di luar batas ukur.

Langkah Pencegahan
Mengingat peningkatan aktivitas Gunung Ijen, PVMBG memperingatkan warga sekitar dan wisatawan untuk menjauhi area danau kawah sejauh 1,5 km. Rekomendasi ini didasarkan pada potensi bahaya dari peningkatan aktivitas vulkanik, termasuk konsentrasi gas vulkanik yang meningkat dan kemungkinan erupsi.
Kesimpulan
Perubahan aktivitas vulkanik mengingatkan kita akan kekuatan alam dan potensi bahayanya. Wisatawan dan warga setempat wajib mematuhi rekomendasi resmi demi keselamatan bersama.