Diadaptasi dari Catatan Perjalanan Yang Junhan
Sebelum Berangkat, Lebih Banyak Ragu daripada Ekspektasi
Sebelum berangkat, aku baca banyak sharing soal Bali. Review di internet cukup kontras, apalagi banyak komentar negatif. Jadi awalnya ekspektasiku nggak terlalu tinggi, cuma pengin lihat sendiri destinasi liburan yang banyak direkomendasiin tapi juga banyak dikeluhkan ini, sebenernya apa sih pesonanya?
Begitu benar-benar menginjakkan kaki di Bali, baru sadar kalau banyak hal emang cuma bisa dipahami lewat pengalaman langsung.
Trip ini ngasih aku lebih dari sekadar pemandangan laut yang cantik—tapi ritme perjalanan yang benar-benar beda.
Ada ketenangan yang bikin slow down dan menenangkan pikiran, ada kehidupan malam pulau yang penuh energi, ada budaya tradisional yang masih terjaga, pemandangan alam yang bikin kagum, dan keramahan penduduk setempat. Meski masih banyak tempat yang belum sempat dikunjungi, ini jadi alasan buat balik lagi ke Bali.
Nusa Penida|Surganya Para Penyelam
Sepanjang perjalanan, tempat yang paling bikin aku terkesima adalah Nusa Penida.
Dibandingkan dengan Pulau Bali sendiri, ritme kehidupan di sini jauh lebih santai, cocok banget buat kamu yang mau slow relax beberapa hari. Setiap hari selain diving, ya cuma lihat laut, nikmatin angin, tanpa tekanan harus kejar-kejar itinerary.
Kalau kamu suka diving, tempat ini benar-benar worth it buat stay lebih lama.
Bintang lautnya, Manta Ray, sering banget muncul. Cukup diam di dasar laut, kamu bisa lihat mereka terbang dengan anggun di sampingmu — sensasinya sampai sekarang masih kuingat banget. Arus di spot lain juga seru, karangnya terawat, ekosistem lautnya super kaya, setiap kali nyemplung pasti ada kejutan baru.
Selain dunia bawah laut, pemandangan alam di pulau ini juga unforgettable.
Angel’s Billabong, Broken Beach, Kelingking Beach, dan Diamond Beach — masing-masing punya bentuk dan pemandangan yang beda. Berdiri di tebing sambil lihat Samudra Hindia, rasanya benar-benar pesta visual.
Pas malam, mampir ke restoran tepi pantai, makan malam sambil dengerin live band, angin laut sepoi-sepoi, vibes liburannya langsung maksimal.
Panduan Liburan ke Pulau Penida
- 🏝️ Nusa Penida Panduan Wisata
- 🍽️ Nusa Penida Makan Sambil Menikmati Pemandangan
- 🤿 Nusa Penida Panduan Snorkeling
- 🏨 Nusa Penida Panduan Akomodasi
Gili Trawangan (Gili T)|Santai di Siang, Party di Malam
Setelah ninggalin Nusa Penida, aku naik kapal ke Gili Trawangan.
Begitu turun dari kapal, langsung terasa banget bedanya pulau ini sama Nusa Penida.
Di sini nggak ada mobil, transportasi paling ikoniknya ya delman. Suasana pulau ini penuh keceriaan liburan, makanya dijuluki ‘Pulau Pesta’.
Siang hari bisa jalan-jalan di pantai berpasir putih, lihat air laut yang jernih banget, dan saksiin kuda-kuda yang santai mondar-mandir di pinggir pantai.
Menjelang sore, sunset di pesisir barat wajib banget dinikmati. Kalau ada kesempatan, naik kuda sambil lihat matahari terbenam di sepanjang pantai itu romantis banget, sih.
Malam harinya, bar dan restoran di pulau mulai live music. Makanan enak, musik seru, dan keramaian bikin pulau ini hidup banget — bener-bener nunjukin kenapa disebut Pulau Pesta.
Ubud|Budaya, Gunung Api, dan Perjalanan Spiritual
Setelah ninggalin Gili Islands, aku balik ke daratan Bali dan mampir ke Ubud yang penuh budaya.
Ubud Palace (Puri Saren Agung) nunjukin tradisi Bali yang kental, sementara Pasar Ubud penuh dengan kehidupan sehari-hari — cocok buat jalan santai sambil cari-cari oleh-oleh.
Keesokan paginya, ini jadi salah satu agenda yang paling aku tunggu-tunggu selama perjalanan.
Naik jip ke Gunung Batur, sampai di puncak pas lihat matahari terbit. Begitu sinar pertama menyentuh gunung dan danau, pemandangan megahnya bikin lupa capek bangun subuh.
Sopir jipnya juga ramah banget, di sepanjang jalan bantuin foto-foto, jadi banyak momen keren yang keabadikan.
Turun gunung, lanjut sarapan di Akasa sambil nikmatin pemandangan Gunung Batur. Dari dekat juga bisa lihat bekas aliran lava erupsi, bikin makin ngerasa betapa dahsyatnya kekuatan alam.
Di penghujung perjalanan, mampir ke Pura Tirta Empul, jadi penutup yang tenang dan sempurna buat trip ini.
Lebih Banyak Seru-seruan di Ubud: Makan, Main, dan Nongkrong

Ubud adalah pusat seni dan budaya di Bali. Sawah terasering yang hijau, hutan yang tenang, dan tradisi yang kental bikin siapa pun betah. Tempat ini cocok banget buat kamu yang mau rileks, baik itu menjelajahi budaya lokal, menikmati alam, atau nyobain aktivitas seru plus kuliner dengan pemandangan kece. Ubud pasti kasih pengalaman yang beda! Mau tahu lebih banyak tips Ubud? Klik di sini
Rekomendasi Tempat Nginep di Ubud
- 【Rekomendasi Menginap di Ubud, Bali】30+ Pilihan Akomodasi Khas Ubud, Rasakan Petualangan Magis di Tengah Pemandangan Alam Bali!
- 【Rekomendasi Penginapan Ubud】Villa dengan Kolam Renang Pribadi di Ubud: Surga Tersembunyi, 20+ Villa Bali yang Bikin Tercengang
- 10 Rekomendasi Penginapan Yoga di Ubud, Bali: Perpaduan Kelas Yoga dan Relaksasi Jiwa yang Impian
- 18 Resor Keluarga dengan Kids Club di Bali|Pilihan Terbaik untuk Liburan Keluarga di Kuta, Seminyak, Canggu, Jimbaran, Uluwatu, dan Ubud
- Liburan Kelompok ke Bali: Rekomendasi Villa Sewa Utuh di Ubud untuk 3, 4, 5, 6+ Kamar, Cocok untuk Keluarga
Rangkuman Perjalanan 10 Hari 9 Malam
Hari 1|Tiba di Bali Tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai jam 14:35, langsung check-in di Sanur. Malamnya jalan-jalan santai di sekitar, nikmatin suasana kota pantai yang adem.
Hari 2|Penida Island West Route
Naik kapal dari Sanur ke Nusa Penida, kunjungi Angel’s Billabong, Broken Beach, dan Kelingking Beach. Makan malam di Penida Colada Beach Bar, nginep di VnS Beachfront Guesthouse.
Hari ke-3|Menyelam di Nusa Penida Ikut trip scuba diving bareng Pure Dive, makan malam di Cactus Beach Club & Restaurant.
Hari ke-4|Menyelam + Diamond Beach Scuba diving lagi sama Pure Dive, siangnya lanjut ke Diamond Beach, malamnya makan di Penida Colada Beach Bar.
Hari ke-5|Crystal Bay Scuba diving bareng Pure Dive, abis itu ke Crystal Bay, makan malam di Amarta Penida.
Hari ke-6|Ke Gili Islands Naik kapal ke Gili Trawangan, mampir ke pantai utara, sorenya naik kuda di pantai barat sambil lihat sunset, nginep di Quma Boutique Hotel.
Hari ke-7|Menyelam di Gili T Scuba diving bareng Dive Central Gili, malemnya nongkrong di Pink Sunset, Kiss, sama Margarita Resto buat ngerasain serunya nightlife.
Hari ke-8|Santai-santai Siangnya chill di pantai utara, check-in Villa Koru, sorenya balik lagi ke pantai barat buat lihat sunset.
Hari ke-9|Balik ke Bali Naik kapal ke Padang Bai, lanjut sewa mobil ke Tegallalang Rice Terrace, TIS Cafe, Ubud Palace, sama Ubud Market, nginep di Jepun Villa.
Hari ke-10|Sunrise Gunung Batur Subuh naik jeep ke Gunung Batur buat lihat sunrise, abis itu sarapan di Akasa sambil nikmatin pemandangan gunung, mampir ke Tirta Empul, terus ke bandara buat check-in sekitar jam 13:00 — tutup petualangan seru di Bali dengan sempurna.
(Catatan Redaksi) Biasanya sih, nggak disarankan buat masukin Gunung Batur, Pura Tirta Empul, atau tempat lain yang lumayan jauh dari bandara di hari terakhir perjalanan. Soalnya kondisi lalu lintas di Bali itu suka berubah-ubah banget, apalagi pas musim ramai atau jam sibuk, macet udah jadi pemandangan biasa. Kalau tiba-tiba kendaraan padat atau ada kejadian dadakan, bisa-bisa bikin kamu telat kejar pesawat.
Saran gue, mending hari terakhir kamu habiskan di daerah yang deket bandara kayak Kuta, Jimbaran, atau Sanur. Atau kalau bisa, pesen penerbangan siang atau sore aja, biar perjalananmu lebih santai dan nggak buru-buru.
Promo Trip Nusa Penida
- Sewa Mobil Pribadi Nusa Penida
- Trip Sehari Nusa Penida (Berangkat dari Bali)
- Trip Multi-Hari Nusa Penida
- Tiket Fast Boat Nusa Penida
- Pengalaman Snorkeling Nusa Penida
- Jelajah Spot Hits & Snorkeling Nusa Penida
- Snorkeling Nusa Lembongan & Manta Bay
- Sewa Motor Nusa Penida
Kontak Pemandu Lokal
Selama perjalanan ini, pemandu lokal bantuin pesen tiket kapal, atur mobil sewaan, dan urus berbagai masalah di jalan. Karena gue nggak bisa bahasa Inggris, komunikasi lewat aplikasi penerjemah berjalan lancar banget. Buat yang butuh referensi, ini dia kontaknya:
Phone / WhatsApp +62 813-3833-8638
LINE @309oexie
WeChat justimade78
Perjalanan Berakhir, Tapi Ceritanya Nggak

Kalau kamu tanya gue, apa yang paling berkesan dari trip ini?
Bukan soal tempat wisata tertentu, atau seberapa banyak foto cantik yang berhasil diambil, tapi lebih ke bagaimana aku bisa mengenal Bali dari sisi yang berbeda.
Bali punya sisi yang ramai, tapi juga sisi yang tenang; ada spot diving kelas dunia, juga budaya yang dalam banget. Kamu bisa berpesta di pulau party, atau pelan-pelan menikmati hidup di Ubud.
Review di internet pada akhirnya cuma pengalaman orang lain. Cara traveling setiap orang beda, jadi rasanya juga pasti beda.
Setidaknya buatku, 10 hari 9 malam ini bukan sekadar liburan biasa. Ini adalah momen buat memperlambat langkah, melihat pemandangan yang berbeda, dan jadi kenangan indah.
Semoga catatan perjalanan ini bisa jadi referensi kecil yang berguna buat kamu yang sedang merencanakan liburan ke Bali.
Koleksi Cerita Perjalanan Bali

Lihat lebih banyak cerita perjalanan Bali di sini
Kamu juga pengen bikin catatan perjalanan tapi bingung mulai dari mana? Coba deh intip "Cara Menulis Catatan Perjalanan Bali yang Keren", biar catatan perjalananmu makin kece!
Belum ada diskusi — jadilah yang pertama bertanya.