Berita Bali|Rute Penerbangan Langsung Taipei-Bali Bertambah, Biaya Tambahan Bahan Bakar Tiket Pesawat Naik, Banding Kaca Lift Kelingking

· 更新於 ✏️ 編輯文章

💡 Jawaban Singkat

Berita Terbaru Bali 5 September 2026: Rute Penerbangan Langsung Taipei-Bali, Provinsi Bali Berharap Wisatawan Taiwan Meningkat; Kenaikan Harga Bahan Bakar Avtur…

✈️ Starlux Mulai Terbang Langsung Taipei-Bali Oktober! 5 Kali Seminggu Sasar Pasar Wisata Bali

Mulai 1 Oktober 2026, Starlux Airlines resmi membuka rute penerbangan langsung Taipei-Bali, 5 kali seminggu, menggunakan pesawat A321neo. Buat wisatawan Taiwan, rute Taipei-Bali bertambah satu maskapai lagi, jadi pilihan tiket dan jadwal penerbangan ke depannya makin variatif. Starlux Airlines sudah buka pemesanan tiket untuk rute ini.

Paket Starlux Terbang Langsung ke Bali × Resor Ayana|Tiket + Akomodasi + Antar Jemput Bandara Gratis, 3 Hari 2 Malam Mulai USD$704!

✈️ Harga Minyak Naik! Batas Atas Biaya Tambahan Bahan Bakar Tiket Pesawat ke Bali Naik per September

Yang mau beli tiket pesawat wajib catat nih.

Karena harga avtur naik sekitar 6,5% jadi Rp23.315 per liter per 1 September, Kementerian Perhubungan Indonesia langsung menaikkan batas atas biaya tambahan bahan bakar untuk kelas ekonomi penerbangan domestik.

Batas atas biaya tambahan bahan bakar naik dari 30% di Agustus jadi 40%.

detikBali juga merangkum beberapa harga tiket dari Bali di bulan September, misalnya tiket dari Bali ke Singapura mulai sekitar Rp2,35 juta, ke Bangkok mulai sekitar Rp6,9 juta. Tapi harga pastinya tetap tergantung maskapai, tanggal, dan ketersediaan kursi.

Ini bukan berarti semua tiket pesawat ke Bali naik 10% langsung.

Pemahaman yang lebih tepat adalah:

Maskapai sekarang diizinkan untuk menetapkan batas atas biaya bahan bakar yang lebih tinggi.

Jadi kalau kamu sudah pasti mau ke Bali akhir tahun atau beberapa bulan ke depan, harga tiket pesawatnya worth it untuk dibandingkan dari sekarang.


🏗️ Kasus Lift Kaca Kelingking Ada Perkembangan Baru! Pemerintah Bali Akan Mengajukan Banding

Kontroversi lift kaca di Kelingking Beach, Nusa Penida, dapat kabar terbaru.

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar baru-baru ini memutuskan mendukung gugatan dari investor PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group.

Tapi hari ini pemerintah Provinsi Bali secara resmi menyatakan:

Keputusan ini akan diajukan banding.

Artinya, Glass Elevator Kelingking Beach saat ini masih belum ‘pasti dilanjutkan pembangunannya’.

Inti dari kontroversi ini adalah proyek wisata besar ini menyangkut penggunaan lahan, tata ruang, izin bangunan, serta masalah lingkungan dan keselamatan.

Buat kamu yang mau ke sana, yang paling penting sekarang adalah:

Kelingking Beach tetap jadi destinasi wisata yang normal, tapi jangan anggap glass elevator itu sebagai fasilitas transportasi baru yang sudah bisa dipakai.

Ke depannya bakal dibongkar, dihentikan, atau dilanjutkan setelah penyesuaian, masih harus menunggu proses hukum selanjutnya.


🐕 Tumpek Uye Besok! Ada Vaksinasi Rabies Gratis di Bali Barengan

Besok adalah 5 September, sekaligus hari raya tradisional Bali Tumpek Uye.

Tahun ini, selain mendorong masyarakat untuk merayakan Tumpek Uye dengan ritual dan merawat hewan, Pemerintah Provinsi Bali juga mengadakan vaksinasi rabies gratis.

Tumpek Uye dalam budaya Bali berkaitan dengan keharmonisan dengan hewan dan alam, sehingga setiap tahun ada kegiatan perlindungan hewan terkait.

Buat wisatawan, ini bukan festival wisata yang perlu ‘diikuti’ secara khusus. Tapi kalau kebetulan kamu sedang liburan di Bali besok, kamu bisa perhatikan kalau ada ritual atau kegiatan terkait di pura atau komunitas setempat.

Apalagi Bali adalah tempat yang sangat umum melihat hewan seperti anjing dan kucing. Jangan sembarangan menyentuh hewan asing — ini tetap prinsip keamanan dasar yang penting selama traveling.


🌾 Kekeringan Sudah Merusak 328,78 Hektar Sawah! Masalah Musim Kemarau di Bali Berlanjut

Meskipun beberapa daerah sudah mulai turun hujan lokal, masalah musim kemarau di Bali belum sepenuhnya selesai.

Data terbaru dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali menunjukkan, hingga 31 Agustus, sekitar 328,78 hektar sawah di seluruh pulau mengalami kerusakan akibat kekeringan.

Angka ini bukan berarti ‘Bali sekarang tidak punya air’, melainkan dampak nyata musim kemarau tahun ini terhadap sektor pertanian.

Saat ini sebagian wilayah Bali masih didominasi cuaca musim kemarau, dan prakiraan cuaca terbaru juga menunjukkan kemungkinan hujan lokal di beberapa daerah.

Buat wisatawan biasa sih, dalam waktu dekat mungkin nggak bakal terlalu kerasa dampaknya.

Tapi kalau kamu tinggal lama di Bali, atau nginep di Villa yang butuh banyak air, wajib banget pantau kondisi air di beberapa bulan ke depan.

🗺️ 峇里島行程規劃工具

告訴我你的旅行風格,立即獲得個人化分區攻略與景點推薦

開始規劃我的行程 →
💬 Ikut Diskusi Diskusi di Forum →
  • Memuat⋯