Bali tingkatkan langkah pencegahan rabies di zona wisata

· 更新於 ✏️ 編輯文章

Bali tingkatkan langkah pencegahan rabies di zona wisata
💡 Jawaban Singkat

Unit veteriner di Kabupaten Badung, Bali, baru-baru ini melaporkan beberapa kasus gigitan dari anjing yang terinfeksi rabies; awal bulan ini, anggota rombongan…

Kesimpulan dulu: Pemerintah Bali telah menetapkan Nusa Dua, Benoa, Jimbaran, dan sebagian area Canggu sebagai zona pengawasan rabies yang diperketat. Ada turis Taiwan yang digigit anjing liar di Kuta dan menghabiskan USD$5,806 untuk vaksinasi. Jauhi anjing liar dan monyet liar (termasuk monyet di Monkey Forest Ubud dan Pura Uluwatu). Kalau digigit atau dicakar, segera cuci luka dengan air hangat dan sabun selama minimal 10 menit, lalu cari pertolongan medis secepatnya.

Unit veteriner di Kabupaten Badung, Bali, baru-baru ini melaporkan beberapa kasus gigitan dari anjing yang terinfeksi rabies; awal bulan ini, anggota rombongan kami juga digigit anjing liar di sekitar Kuta dan menghabiskan USD$5,806 untuk vaksinasi. Kejadian ini bahkan diliput di TV. Cek laporannya di sini.

Area Kuta Selatan Ditetapkan sebagai Zona Pengawasan Diperketat

Pemerintah Bali telah menetapkan Nusa Dua, Benoa, Jimbaran, dan sebagian area Canggu sebagai ‘Zona Pengendalian Penyakit Hewan yang Diperketat’. Area-area ini memiliki jumlah wisatawan yang sangat tinggi, ditambah dengan meningkatnya populasi hewan liar, sehingga perlu ditingkatkan langkah-langkah pengendalian kesehatan masyarakat.

Aksi Vaksinasi dan Partisipasi Relawan

Begitu terdeteksi individu positif rabies, vaksinasi massal akan segera dilakukan di area tersebut. Misalnya, pada 10 Juli, vaksinasi dilakukan di sekitar Politeknik Jimbaran dan kawasan Jalan Pratama. Selain itu, kelompok relawan juga membantu dalam penangkapan, sterilisasi, dan pemberian vaksin.

Langkah Pencegahan yang Harus Diambil Wisatawan dan Pemilik Hewan

Wisatawan yang pergi ke Bali atau pemilik hewan peliharaan setempat harus mematuhi beberapa aturan dasar: vaksinasi tahunan untuk anjing peliharaan, jangan biarkan mereka keluar sendirian, jauhi hewan asing dan anjing liar. Jika tergigit atau tercakar, segera cuci luka dengan air hangat dan sabun selama minimal 10 menit, lalu segera ke fasilitas medis untuk mendapatkan vaksinasi. Rumah Sakit Umum Nasional I.G.N.G. Ngoerah di Denpasar bahkan menyediakan vaksin bersubsidi, yang sangat praktis bagi wisatawan.

Monyet Juga Bisa Jadi Media Penyebaran Virus

Di tempat wisata seperti Monkey Forest Ubud atau Pura Uluwatu, wisatawan sering berinteraksi dengan monyet. Namun, hewan liar ini juga bisa membawa virus rabies, jadi disarankan untuk tidak memberi makan, menyentuh, atau mendekati mereka. Menjaga jarak dari hewan adalah langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit.

猴子也可能成為病毒媒介

Berkat Upaya Para Ahli, Bali Tetap Jadi Surga Wisata yang Aman

Berkat kerja sama antara dinas kesehatan hewan dan para relawan, pengendalian rabies di berbagai kawasan wisata Bali sudah memasuki tahap kontrol aktif. Selama kamu mengikuti saran keselamatan dasar, traveler tetap bisa menikmati keindahan alam dan budaya Bali dengan tenang.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apa yang harus dilakukan jika digigit anjing di Bali?
Segera cuci luka dengan sabun dan air hangat selama 10–15 menit, lalu segera ke pusat kesehatan terdekat untuk mendapatkan vaksin rabies.

Apakah monyet bisa menularkan rabies?
Bisa. Monyet juga berpotensi menjadi pembawa virus, jadi menjaga jarak adalah cara pencegahan terbaik.

Apakah anjing perlu divaksin setiap tahun?
Ya. Menurut saran dokter hewan dan peraturan setempat, anjing harus divaksin setahun sekali untuk memastikan perlindungan tetap optimal.

Wilayah mana di Bali yang saat ini berisiko tinggi?
Wilayah Kuta Selatan, termasuk Nusa Dua, Jimbaran, Benoa, dan sebagian Canggu, termasuk area yang diperketat pengendalian wabahnya.

Apakah biaya vaksin bisa diklaim dari asuransi perjalanan?
Beberapa paket asuransi perjalanan mencakup biaya vaksin rabies. Sebaiknya cek detail polis asuransi sebelum berangkat.

Kalau uang di dompet nggak cukup buat bayar vaksin rabies gimana?
Di rumah sakit internasional besar di Bali (kayak BIMC, Siloam) dan klinik yang khusus layani turis asing (misalnya Unicare, Nusa Medica), hampir semuanya terima kartu kredit internasional (Visa, Mastercard).
Vaksin rabies biasanya perlu disuntik beberapa kali (misalnya hari ke-0, 3, 7, 14, 28). Kamu nggak perlu bayar lunas semua dosis sekaligus, cukup bayar dulu suntikan pertama (hari ke-0).

Berapa biaya suntikan pertama?
Suntikan pertama totalnya sekitar IDR 1.500.000 – 2.200.000 (kira-kira USD$48 – 71). Nah, bagian yang paling mahal itu imunoglobulin rabies (RIG). Kalau dokter bilang lukamu termasuk paparan tingkat tiga (berdarah, gigitan dalam), selain vaksin kamu juga perlu disuntik ‘imunoglobulin’. Dosisnya dihitung berdasarkan berat badan, jadi total biayanya bisa tembus IDR 10.000.000 – 25.000.000 (sekitar USD$323 – 806).

🗺️ 峇里島行程規劃工具

告訴我你的旅行風格,立即獲得個人化分區攻略與景點推薦

開始規劃我的行程 →