Berita Bali|Discovery Mall Buka Pusat Layanan Imigrasi, Bandara Tembus 13,2 Juta Penumpang, Jatiluwih Hadirkan Wisata Pertanian

✏️ 編輯文章

💡 Jawaban Singkat

Berita terbaru Bali, 28 Agustus 2026: Discovery Mall resmi membuka pusat layanan imigrasi pertama di dalam mal di Bali, Bandara Ngurah Rai mencatat lebih dari 1…

Rangkuman Berita & Topik Hangat Wisatawan Bali|28/8/2026

🛂 Pusat Layanan Imigrasi Pertama di Mal Bali Resmi Dibuka, Urus Paspor & Izin Tinggal di Discovery Mall

Buat kamu yang tinggal lama di Bali, ada kabar gembira — layanan baru yang super praktis hadir hari ini.

Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia resmi membuka Immigration Lounge di Discovery Mall Bali, Kuta. Ini adalah pusat layanan imigrasi pertama di Bali yang berlokasi di dalam pusat perbelanjaan.

Saat ini, layanan yang tersedia meliputi pembuatan paspor Indonesia dan layanan izin tinggal bagi warga asing. Untuk layanan izin tinggal, kapasitasnya mencapai lebih dari 150 permohonan per hari, dengan jam operasional Senin–Jumat pukul 10.00–17.00 WITA.

Pihak resmi menyebutkan, setiap harinya rata-rata ada sekitar 100–120 warga asing yang datang untuk mengurus keperluan izin tinggal di pusat ini.

Buat wisatawan jangka pendek sih, layanan ini nggak terlalu berpengaruh langsung ke liburan kamu. Tapi kalau kamu berencana tinggal lama di Bali, mau perpanjang izin tinggal, atau urus visa — ini bakal sangat mempermudah.

Lokasinya ada di Kartika Plaza, Discovery Mall, jadi buat yang tinggal di sekitar Kuta, aksesnya gampang banget.

✈️ Bandara Bali Tembus 13,2 Juta Penumpang dalam 7 Bulan, Turis Asing Capai 4 Juta

Pariwisata Bali makin panas aja.

Bandara Internasional Ngurah Rai rilis data terbaru, Januari-Juli 2026 total melayani 13,2 juta penumpang, dengan penumpang internasional sekitar 8,5 juta dan domestik 4,7 juta. Dalam periode yang sama, ada sekitar 80 ribu pergerakan pesawat.

Turis Australia paling banyak, sekitar 1 juta orang (25%), disusul:

China: 358.000 India: 327.000 Korea Selatan: 174.000 Inggris: 172.000

Saat ini ada 44 maskapai yang mengoperasikan rute internasional, menghubungkan 42 rute ke 16 negara.

Ini juga yang bikin pas Juli-Agustus ke Bali, kepadatan turis di bandara, tempat wisata utama, dan area akomodasi populer naik signifikan.

Kalau kamu ada jadwal penerbangan pagi atau malam, saran sih kasih waktu lebih buat perjalanan ke bandara.

🌾 Jatiluwih Nggak Cuma Sawah! Sekarang Ada ‘Pengalaman Turun ke Sawah’, Turis Bisa Ikut Panen

Kalau kamu udah pernah ke Jatiluwih, mungkin mikirnya cuma ‘liat sawah, foto-foto, makan’.

Tapi sekarang, cara main di sana mulai berubah.

Kawasan wisata Jatiluwih baru-baru ini mulai menambah aktivitas wisata interaktif, jadi pengunjung nggak cuma berdiri di platform pandang lihat sawah, tapi bisa ikut panen padi, kenal alat pertanian tradisional, dan merasakan langsung kehidupan pertanian lokal.

Sekarang lagi musim panen di sana, jadi ini waktu yang pas buat merasakan budaya pertanian tradisional Bali.

Jatiluwih sekarang lagi masuk musim ramai, rata-rata ada 1.500 wisatawan per hari, dan mayoritas turis Eropa. Musim ramai ini diperkirakan berlangsung sampai akhir September.

Arah ini sebenarnya lebih menarik daripada sekadar nambahin ‘spot foto’ doang.

Kalau kamu udah pernah ke Tegallalang dan pengen cari tempat yang lebih bisa ngerasain budaya pedesaan Bali, Jatiluwih lebih worth it buat dihabisin setengah sampai sehari penuh daripada sekadar foto-foto doang.

🌾 Bali Terus Batasi Alih Fungsi Lahan Pertanian, Pemerintah Keluarkan Aturan Baru Lindungi Subak

Pemerintah Provinsi Bali hari ini kembali menegaskan akan memperketat pengendalian alih fungsi lahan pertanian, biar sawah nggak terus-terusan diubah jadi perumahan, fasilitas komersial, atau kegunaan lain.

Gubernur Bali, Wayan Koster, bilang kalau lahan pertanian produktif di Bali terus berkurang, dan sistem irigasi tradisional Subak juga mulai tertekan.

Menurut data BPS Bali, luas sawah di Bali sudah turun dari 78.626 hektar pada 2017 jadi sekitar 68.078 hektar sekarang.

Pemerintah Bali tahun ini juga sudah memperkuat perlindungan lahan pertanian lewat Peraturan Provinsi No. 4 Tahun 2026, dan melarang pengalihan kepemilikan lahan pertanian dengan cara nominee (kepemilikan atas nama).

Selain itu, pemerintah juga ingin mendorong industri pariwisata seperti hotel dan restoran untuk lebih banyak menggunakan produk pertanian lokal Bali, supaya petani punya pasar yang lebih stabil.

Kebijakan ini dalam jangka panjang sebenarnya bakal memengaruhi wajah Bali yang dilihat wisatawan.

Ke depannya, kalau perlindungan lahan pertanian makin ketat, Bali mungkin bakal mengurangi kecepatan pembangunan ‘sawah jadi villa’ di beberapa tempat. Ini cukup berarti buat menjaga Subak, pemandangan terasering, dan budaya perdesaan.

🇫🇷 Pria Warga Negara Prancis Dideportasi dari Bali karena Diduga Membuat dan Menjual Konten Tidak Senonoh

Imigrasi Bali hari ini mengumumkan deportasi seorang pria warga negara Prancis berusia 30 tahun, LR.

Berdasarkan hasil investigasi imigrasi, LR memegang izin tinggal kunjungan dan masuk Bali pada 20 Juli dengan VoA. Setelah itu, dia dilaporkan diduga membuat, mempromosikan, dan menjual video berisi konten tidak senonoh melalui platform digital.

Setelah diselidiki, imigrasi menyatakan LR melanggar ketentuan terkait, sehingga dikenakan tindakan administratif keimigrasian dan dideportasi kembali ke Prancis dari Bandara Internasional Ngurah Rai pada 27 Agustus.

Imigrasi Bali kembali menegaskan bahwa pengawasan terhadap warga asing tidak hanya soal cek visa dan dokumen izin tinggal, tapi juga aktivitas nyata yang dilakukan di wilayah Indonesia.

Ini adalah kasus terbaru dari penguatan pengawasan terhadap warga asing yang terus dilakukan Bali belakangan ini.

Buat wisatawan biasa, intinya simpel banget:

Punya visa yang sah, bukan berarti kamu bisa melakukan apa aja di Indonesia.

Apalagi kalau aktivitasnya menyangkut bisnis, kerja, bikin konten, atau hal lain yang mungkin butuh izin khusus — mending cek dulu aturannya.

🗺️ 峇里島行程規劃工具

告訴我你的旅行風格,立即獲得個人化分區攻略與景點推薦

開始規劃我的行程 →
💬 Ikut Diskusi Diskusi di Forum →
  • Memuat⋯