Topik Hangat Wisatawan Bali + Rangkuman Berita
🚋 Bali Beneran Punya ‘Trem’? Proyek Trem Ringan Kuta–Canggu Ditargetkan Mulai 2027

▲Ilustrasi AI
Pemerintah Kabupaten Badung sedang mendorong proyek transportasi massal baru rute Kuta–Canggu, menggunakan Autonomous Rail Transit (ART), yaitu sistem rel mirip trem yang bisa berjalan otomatis.
Gubernur Bali Wayan Koster bilang, target proyek ini mulai dibangun tahun 2027, masih menunggu regulasi selesai. Pemkab Badung juga sedang menyiapkan jalan dan lahan, tujuannya mengurai kemacetan parah di kawasan Kuta, Seminyak, dan Canggu.
Buat traveler, ini bukan transportasi yang ‘bisa naik besok’, tapi perubahan penting buat transportasi Bali ke depannya. Kalau jadi terealisasi, bisa berdampak besar buat mobilitas wisata antara bandara, Kuta, dan Canggu.
🛂 Imigrasi Bali Periksa 66 WNA dari 27 Negara dalam Seminggu
Kantor Imigrasi Bali baru-baru ini menggelar operasi Dharma Dewata, dalam seminggu memeriksa 66 WNA dari 27 negara, utamanya mengecek izin tinggal, aktivitas, dan kepatuhan terhadap aturan imigrasi Indonesia.
Ini juga melanjutkan tren pengetatan regulasi aktivitas dan izin tinggal bagi warga asing di Bali belakangan ini.
Buat traveler, yang paling penting tetap pastikan visa, masa tinggal, dan aktivitas yang kamu lakukan di Indonesia sesuai aturan. Apalagi kalau pakai visa turis buat kerja, bisnis, atau kegiatan lain di luar izin — bisa kena masalah imigrasi, lho.
🦠 Kasus gigitan hewan rabies di Bali tahun ini sudah 45.365, 7 orang meninggal
Ini berita keamanan traveling yang menurutku wajib masuk koran pagi besok.
Data terbaru Dinas Kesehatan Bali menunjukkan, hingga Agustus 2026, Bali mencatat 45.365 kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) dan 7 kematian. Tanggal 13 Agustus kemarin, pihak berwenang juga melakukan vaksinasi rabies di Denpasar.
Buat traveler, ini bukan berarti ‘takut sama anjing’, tapi pengingat lagi: jangan sembarangan elus-elus anjing asing, dan jangan anggap remeh luka gigitan meskipun kecil.
Kalau benar-benar digigit atau dicakar anjing, monyet, atau hewan lain, segera bersihkan lukanya dan cari bantuan medis secepatnya.
🎨 Jia CURATED 2026 dibuka hari ini, Pantai Sanur berubah jadi pameran desain dan seni
Kalau kamu lagi di Bali besok, acara ini masih sempat dikunjungi.
Jia CURATED 2026 digelar 13–17 Agustus di Pengembak Beach, Sanur, dengan tema ‘Nature Weave’, menggabungkan desain, arsitektur, kerajinan, seni, dan budaya. Acaranya meliputi pameran, instalasi seni, diskusi, dan workshop — langsung di pinggir pantai. Info resmi menyebutkan, acara buka setiap hari dari jam 12 siang sampai 10 malam.
Pameran ‘Architecture in Scale’ ini mengoleksi 25 maket bangunan dari berbagai negara Asia, termasuk tim-tim terkenal seperti Kengo Kuma dan IBUKU Studio.
Kalau kebetulan kamu tinggal di Sanur, Denpasar, atau Nusa Dua, ini bakal lebih cocok dijadikan agenda budaya sore hari daripada sekadar jalan-jalan di mal.
🎉 Buleleng Festival 2026 Sudah Hitung Mundur, Mulai 18 Agustus Singaraja Bakal Diguncang Acara Besar
Acara yang patut diperhatikan di Bali Utara selanjutnya adalah Buleleng Festival (Bulfest) 2026, yang akan digelar pada 18–23 Agustus di Singaraja.
Tahun ini temanya ‘Buleleng Tempo Dulu’, yang menghadirkan kembali suasana jalanan Bali tempo dulu, kuliner tradisional, musik, dan budaya ke pusat kota; acaranya juga punya beberapa zona tematik yang memadukan budaya tradisional, kreativitas modern, dan konsep keberlanjutan.
Yang perlu dicatat, pihak setempat sudah menyiapkan 8 area parkir untuk mengantisipasi keramaian, dan beberapa ruas jalan di pusat Singaraja mungkin akan mengalami penyesuaian lalu lintas selama acara.
Kalau dalam waktu dekat kamu punya rencana ke Bali Utara, ini bisa jadi acara yang patut diperhatikan dalam beberapa hari ke depan; kalau nggak mau kena macet dan keramaian, kamu juga bisa menghindari area pusat acara.
Belum ada diskusi — jadilah yang pertama bertanya.