Fenomena Langit Pelangi di Indonesia
Beberapa hari ini, media sosial Indonesia lagi ramai banget sama fenomena awan pelangi yang spektakuler!
Bukan filter, bukan editan — ini beneran awan warna-warni yang muncul di langit.
Pada 1 Mei 2026, di langit Jonggol, Bogor, Indonesia, banyak orang melihat awan berwarna-warni mirip aurora — pink, biru kehijauan, ungu lembut, dan emas berpadu, lembut tapi super jelas.
Ini bukan mitos, melainkan fenomena atmosfer yang cukup langka: awan iridescent (iridescent cloud).
Saat sinar matahari menembus tetesan air atau kristal es kecil yang seragam di dalam awan, terjadi difraksi cahaya yang memecahnya menjadi berbagai warna, persis seperti pelangi di permukaan gelembung sabun. Bedanya sama pelangi biasa, bentuknya nggak selalu melingkar — lebih sering muncul sebagai gumpalan awan warna-warni nggak beraturan yang menyala di tepi awan.
Pemandangan langit ini cuma bertahan sebentar, tapi langsung bikin heboh platform sosial di Indonesia. Dari Twitter, TikTok, sampai Instagram, penuh dengan komentar “sembuh hatinya lihat langit” — di tengah kesibukan sehari-hari, keindahan alam yang nggak terduga begini malah bikin makin terharu.
Kalau kamu kebetulan lagi lihat ke atas hari itu, pasti kamu nggak bakal bisa ngalihkan pandangan.
(Catatan kecil: Awan pelangi ini beda sedikit prosesnya sama ‘Circumhorizontal Arc’ atau ‘Pelangi Awan’, tapi sama-sama termasuk fenomena optik paling dreamy di siang hari.)