【Bali Cultural Spot】Penglipuran Village Guide: Masuk ke Desa Paling Bersih dan Kuno di Pulau Ini, Lengkap dengan Hutan Bambu Misterius

· 更新於 ✏️ 編輯文章

【Bali Cultural Spot】Penglipuran Village Guide: Masuk ke Desa Paling Bersih dan Kuno di Pulau Ini, Lengkap dengan Hutan Bambu Misterius
💡 Jawaban Singkat

Jelajahi permukiman tradisional paling autentik di Bali! Panduan jalan-jalan ke Penglipuran Village 2026.

Kesimpulan Awal: Penglipuran Village terletak di kawasan pegunungan Gianyar, Bali timur. Sejak 1988 resmi jadi desa wisata, dan berturut-turut masuk daftar Desa Wisata Terbaik Dunia versi UNWTO—daya tarik utamanya adalah kompleks permukiman tradisional paling terawat, budaya ramah tamah warga yang siap menerima kunjungan ke rumah, serta hutan bambu raksasa misterius di belakang desa. Cocok buat traveler yang pengin merasakan kehidupan tradisional Bali secara autentik, suka foto-foto dengan vibe kental, dan butuh waktu tempuh sekitar 1 jam dari Ubud.

Bali, sebagai salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia, selalu berhasil memikat banyak wisatawan dengan pantainya yang memukau, warisan budayanya, dan atmosfer uniknya. Tapi di pulau yang bikin speechless ini, ada satu hidden gem: Desa Penglipuran, yang siap kamu eksplorasi.

Latar Belakang Desa Penglipuran

Desa Penglipuran terletak di bagian timur Bali, jauh dari hiruk-pikuk dan keramaian kota. Desa ini dijuluki sebagai salah satu komunitas tradisional Bali yang paling terawat, dengan makna spesial karena mempertahankan budaya Bali asli dan gaya hidup yang khas. Suasana desa ini sarat dengan nuansa budaya Bali, bener-bener jadi harta karun Bali yang berharga.

Menjadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik di Dunia

Sejak resmi menjadi desa wisata pada 1988, Penglipuran Village berturut-turut masuk daftar Desa Wisata Terbaik Dunia versi UNWTO. Dengan prinsip inti ‘aman, bersih, dan kaya budaya’, desa ini jadi contoh sukses transformasi pariwisata Bali.

Penglipuran Village

Penglipuran Village

Tempat Wisata & Aktivitas di Penglipuran

Salah satu daya tarik utama Desa Penglipuran adalah arsitektur tradisional dan tata letaknya yang masih terjaga dengan baik. Di sini, kamu bakal merasakan perputaran waktu, serasa kembali ke masa lalu di komunitas khas Bali. Jalanan yang membentang dan rumah-rumah kuno di desa ini memancarkan nuansa Bali yang kental, bikin siapa pun terpesona.

Desa Penglipuran juga jadi tempat digelarnya upacara adat dan festival di Bali. Kamu bisa ikut serta atau nonton langsung ritual lokal, merasakan budaya religi Bali yang sesungguhnya. Selain itu, kamu juga bisa merasakan keseharian warga, melihat kerajinan tradisional dan aktivitas mereka, jadi makin paham soal komunitas unik ini.

Penglipuran Village

Desa Penglipuran

Desa Bambu yang Asri

Tidak jauh dari Kintamani, di antara perbukitan pedesaan yang hijau, ada Desa Penglipuran — tempat yang tenang dan nyaman. Struktur desanya hampir utuh, jalan setapak dari batu tersusun rapi, bangunan tradisional kuno berpadu dengan taman yang terawat. Desa ini masih mempertahankan cara bangun tradisional, terutama dalam memanfaatkan bambu. Hampir semua di sini — dapur, gerbang megah, pintu masuk, furnitur, atap, hingga pintu — dianyam dari bahan tanaman. Yang paling khas adalah atap bambu dan berbagai kreasi unik lainnya yang jadi ciri khas komunitas kecil ini, susah ditemukan di tempat lain.

Ramah Lingkungan dan Cantik Bersama

Tapi yang paling bikin kagum adalah keindahan desa ini, yang tercermin dari kebersihannya. Soalnya, kesadaran lingkungan udah jadi bagian hidup sehari-hari warga, diwariskan turun-temurun. Baik penduduk lokal maupun turis, nggak ada yang buang sampah sembarangan, dan perokok cuma boleh merokok di area tertentu. Desa Penglipuran punya julukan spesial: bersama Desa Giethoorn di Belanda dan Desa Mawlynnong di India, desa ini diakui sebagai salah satu dari tiga desa terbersih di dunia.

Pada Juni 2025, desa ini kembali meraih Penghargaan Apresiasi Kalpataru Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia, penghargaan yang khusus diberikan untuk komunitas dan individu yang berkontribusi luar biasa dalam keberlanjutan lingkungan.

Kepala Desa Wayan Budiarta bilang: ‘Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh warga desa yang sudah lama menjaga lingkungan. Budaya bersih kami sudah diwariskan dari generasi ke generasi.‘

Pengalaman Melintasi Waktu

Kamu bisa datang ke desa ini kapan aja sepanjang tahun, tapi waktu terbaik buat berkunjung adalah saat perayaan Galungan. Di hari-hari itu, desa bakal dihias dengan dekorasi spesial bernama “penjor” yang dipasang di bambu. Momen spesial ini juga bikin kamu bisa lihat gadis-gadis muda pakai baju adat Bali sambil membawa sesajen di atas kepala, jalan dengan anggun ke pura Hindu desa — kayak panggung upacara gitu.

穿越時光的體驗

Cobain Loloh Cem-cem

品嚐Loloh Cem-cem

Loloh Cemcem adalah minuman tradisional khas Desa Penglipuran. Daun Cemcem jadi salah satu komoditas utama desa ini. Warga lokal biasanya ngolah daun ini jadi minuman segar yang sehat buat tubuh.

Minuman hijau sehat ini sering dianggap rasanya pahit. Soalnya banyak yang mikir daun cemcem itu sendiri bakal bikin pahit kalau diolah jadi makanan. Padahal, anggapan itu salah besar. Pas kamu minum Loloh Cemcem, nggak bakal kerasa pahit karena campuran gula aren bisa netralin rasa pahitnya.

Proses pembuatannya, daun cemcem dicampur sama tanaman lain kayak daun jarak, daun sirih, dan daun dadap. Keempat daun ini ditumbuk halus, lalu direndam di air hangat. Setelah itu, ditambah kayu manis dan gula aren buat netralin rasa pahit daunnya. Biar makin enak, beberapa penjual sengaja nambahin kelapa parut. Kalau ditambah es batu, rasanya makin segar banget! Ini minuman paling pas buat ngilangin haus di cuaca panas Bali. Haus kamu bakal langsung ilang.

Loloh Cemcem nggak cuma minuman penyegar, tapi juga punya banyak manfaat buat tubuh. Misalnya bisa nurunin tekanan darah tinggi dan bantu atasi masalah pencernaan. Karena manfaat ini, wisatawan yang mampir ke Desa Penglipuran sering banget nyobain Loloh Cemcem. Minuman ini juga gampang banget dicari. Hampir semua warga Desa Penglipuran jualan, biasanya di depan rumah mereka. Harganya juga ramah di kantong. Jadi kamu bisa cobain tanpa khawatir soal harga.

Tur Harian Populer di Klook

Tips Jalan-jalan ke Desa Penglipuran

Pas kamu ke Desa Penglipuran, penting banget buat hormati budaya dan adat setempat. Pakai baju yang sopan dan bersikap santun bakal bikin interaksi sama warga desa jadi lebih lancar. Ingat, kalau mau foto, minta izin dulu sama warga setempat.

Kami sangat saranin kamu sewa pemandu lokal. Ini bakal bikin kamu lebih paham soal sejarah dan tradisi desa. Pemandu bisa kasih wawasan yang lebih dalam, jelasin cerita desa, dan jawab pertanyaan yang mungkin kamu punya.

Di Desa Penglipuran, kamu bisa jalan-jalan santai di gang-gang yang tenang, nikmatin rumah-rumah bergaya tradisional, halaman yang rapi, dan senyum ramah warga setempat. Warga di sini selalu bangga jaga lingkungan dan budaya, jadi desa ini tetap bersih banget dan punya keindahan yang alami.

Jalan-jalan keliling desa, jangan lupa mampir ke pura dan situs budaya setempat buat ngerti lebih dalam soal kepercayaan dan tradisi orang Bali. Selain itu, kamu juga bisa cobain jajanan khas Bali di warung-warung kecil — biar lidah ikut merasakan keunikan tanah ini.

Entah kamu cari pengalaman budaya atau sekadar petualangan wisata, Desa Penglipuran tuh destinasi yang nggak boleh kamu lewatkan. Komunitas tradisional Bali ini bakal bawa kamu ke suasana yang beda, bikin kamu ngerasain langsung kekayaan budaya Bali.

Masuk ke sini kena tiket. Harganya Rp25.000 buat warga lokal, dan Rp50.000 buat turis asing.

Mau ngitung budget dulu sebelum berangkat? Daftar Harga Tiket Masuk Bali udah ngumpulin harga tiket terkini dari tempat-tempat populer, biar gampang bandingin promo Klook / Trip.com.

One Day Trip dari Klook

Tur sehari ke Penglipuran plus tempat wisata lain di sekitarnya


📚FAQ — Tanya Jawab

Di mana letak Desa Penglipuran?

Desa Penglipuran ada di Kabupaten Bangli, Bali, dekat sama kawasan Danau Batur dan gunung berapi yang masih aktif.

Kenapa Desa Penglipuran disebut Desa Terbersih di Dunia?

Warga desa udah bertahun-tahun menerapkan aturan pengelolaan sampah dan langkah-langkah ramah lingkungan yang ketat banget. Di desa nggak ada sampah yang kelihatan, jalannya bersih kinclong.

Bisa nginep di Desa Penglipuran nggak?

Di desa ini mayoritas ada homestay lokal yang nawarin pengalaman nginep simpel tapi nyaman. Tapi harus booking dulu ya sebelumnya.

Hutan bambu di Desa Penglipuran bisa dikunjungi nggak?

Bisa dong. Beberapa area hutan bambu dibuka buat wisatawan, ada juga tur yang jelasin sistem pengelolaan berkelanjutannya.

Apakah ada biaya masuk ke desa?

Iya, pengunjung perlu bayar biaya masuk yang kecil. Uangnya dipakai buat dana perawatan lingkungan desa.

Lebih Banyak Seru-seruan di Ubud: Makan, Main, dan Nongkrong

更多烏布吃喝玩樂介紹

Ubud adalah pusat seni dan budaya di Bali. Sawah terasering yang hijau, hutan yang tenang, dan tradisi yang kental bikin siapa pun betah. Tempat ini cocok banget buat kamu yang mau rileks, baik itu menjelajahi budaya lokal, menikmati alam, atau nyobain aktivitas seru plus kuliner dengan pemandangan kece. Ubud pasti kasih pengalaman yang beda! Mau tahu lebih banyak tips Ubud? Klik di sini

Rekomendasi Tempat Nginep di Ubud

🗺️ 峇里島行程規劃工具

告訴我你的旅行風格,立即獲得個人化分區攻略與景點推薦

開始規劃我的行程 →
💬 Ikut Diskusi Diskusi di Forum →
  • Memuat⋯