Kesimpulan dulu ya: dari Sanur Harbour naik kapal ke Nusa Penida waktu tempuh sekitar 30-45 menit, fasilitas pelabuhan oke banget (ada eskalator, naik kapal nggak bakal basah), tapi ombaknya lumayan goyang, yang gampang mabuk laut saran minum obat sebelum berangkat. Koper kabin ditaruh di depan kapal kena panas, turun juga harus nunggu kapten nurunin barang, jangan lupa bawa topi dan sunscreen.
Catatan perjalanan Mei Yi Liao, anggota grup Facebook 【Bali/Indonesia吃喝玩樂】, ke Nusa Penida bareng teman-teman, khusus buat kami edit/bagikan:

Dari Mei Yi Liao: tempat naik kapal di Sanur, fasilitas pelabuhan Sanur lengkap banget, naik turun ada eskalator
Persiapan Sebelum Berangkat
Destinasi kali ini adalah Nusa Penida, pulau dengan pemandangan spektakuler. Dari Bali, kami memilih naik kapal dari Sanur. Pelabuhan baru Sanur di Google Maps namanya ‘Sanur Harbour’. Fasilitas di tempat naik kapal sekarang udah lengkap banget, nggak perlu khawatir kaki basah waktu naik, ini kabar baik buat yang bawa koper. Kami bawa ransel ringan, tapi banyak juga turis yang bawa koper kabin. Sayangnya, koper kabin ditaruh di depan kapal, kepanasan selama perjalanan, dan setelah turun harus nunggu kapten nurunin barang, bisa kena panas agak lama, jadi saran bawa topi dan sunscreen.
Baca juga: 【Panduan Titip Barang di Sanur Sebelum ke Pulau Lain di Bali】
Pengalaman Selama Perjalanan
Waktu tempuh kapal sekitar 30-45 menit, tapi buat yang gampang mabuk laut, ini bisa jadi tantangan. Ombak bikin kapal goyang lumayan keras, saran minum obat anti mabuk sebelum berangkat. Saya pribadi nggak masalah, malah menikmati perjalanan. Angin laut sepoi-sepoi, saya langsung ketiduran di kapal, perjalanan ini malah bikin rileks.
Tiba di Nusa Penida
Setelah sampai di Nusa Penida, begitu turun dari kapal kami lihat di pintu masuk sebelah kiri ada yang narik biaya masuk pulau. Kata warga lokal, biaya ini dipakai buat jaga lingkungan dan fasilitas di pulau, sementara penduduk setempat nggak perlu bayar. Jangan lupa pesan jemputan dari jauh-jauh hari, soalnya jalan di pelabuhan dan arusnya padat banget. Kami nunggu sekitar 30 menit baru bisa keluar dari pelabuhan, padahal jalan itu cuma butuh 2 menit jalan kaki, tapi kendaraan keluar-masuk sering banget, jadi macet parah. Tapi warga lokal kayaknya udah biasa sama situasi ini, mereka sabar nunggu kendaraan pada pergi, bikin kami ngerasa ketenangan dan sopan santun mereka.
Tantangan Transportasi di Pulau
Jalan di Nusa Penida sempit banget, kalau dua mobil papasan rasanya deg-degan, sering harus minggir dan nunggu yang lain lewat dulu. Meskipun jalannya aspal, tapi permukaannya nggak rata, naik mobil rasanya kayak naik roller coaster, penuh sensasi. Perjalanan ini bikin kami ngerasain banget tantangan transportasi di pulau, tapi juga nambah seru dan petualangan dalam perjalanan.
Baca juga: Panduan Transportasi Taksi, Gojek/Grab, Sewa Mobil, Motor di Nusa Penida
Menjelajahi Keindahan Alam dan Kuliner Pulau

Pemandangan di Nusa Penida wajib banget kamu lihat. Baik itu Pantai Kelingking yang terkenal, maupun Angel’s Billabong, semuanya bikin takjub. Tempat-tempat ini punya panorama alam yang spektakuler, air laut yang jernih, dan tebing-tebing yang megah, bikin betah berlama-lama.
Selain itu, kuliner di pulau ini juga jadi highlight banget. Kami nyobain hidangan seafood lokal, segar dan enak, bikin ngiler. Terutama ikan bakar dan platter seafood khas sini, semuanya unik banget, nggak cuma lezat tapi harganya juga ramah di kantong.
Baca juga: Kuliner Nusa Penida dan Laut Biru: 10 Pilihan Terbaik di Nusa Penida
Opsi Menginap di Nusa Penida
Pergi ke Nusa Penida itu benar-benar worth it, dan disarankan untuk menginap satu atau dua malam, bukan ikut day trip. Ini bakal ngasih kamu waktu ekstra buat menikmati pulau yang mempesona ini. Meskipun day trip adalah cara yang oke buat lihat spot wisata paling populer, tapi kalau nginep lebih lama, kamu punya lebih banyak waktu buat eksplor dan nemuin hidden gems.
Bisa cek referensi ini: Rekomendasi Penginapan di Nusa Penida: 13 Akomodasi dari Mewah sampai Budget yang Rated Bagus
Perasaan Saat Pulang
Setelah beberapa hari seru di Nusa Penida, kami siap naik kapal balik ke Bali. Waktu pulang, kami tetap bawa barang yang ringan, bikin perjalanan makin nyaman. Meskipun perjalanan kapal masih berguncang, kali ini kami udah terbiasa dan malah menikmati perjalanan laut ini.
Penutup

Perjalanan ke Nusa Penida kali ini bikin kami benar-benar merasakan keindahan alam yang luar biasa dan keramahan penduduk lokal. Baik sensasi naik kapal yang menantang, maupun pemandangan dan kuliner di pulau, semuanya bikin kami susah lupa. Makasih banget buat info dari teman-teman grup sebelumnya, perjalanan ini beneran bermanfaat banget. Semoga catatan perjalanan ini juga berguna buat kalian. Kalau kamu berencana ke Nusa Penida, jangan sampai kelewatan spot dan kuliner keren ini. Semoga perjalananmu menyenangkan!
Terakhir, ada beberapa hal penting yang perlu diingat buat wisatawan yang mau ke Nusa Penida:
-
Tiket bisa langsung dipesan di pelabuhan, tapi pastikan datang setidaknya satu jam sebelum kapal berangkat ke loket tiket
-
Pesan tiket lewat Klook lebih murah dan nggak perlu antre lama
-
Boleh bawa koper besar, tapi sebaiknya dihindari karena repot dibawa di pulau
-
Layanan penitipan barang bisa cek di sini
-
Yang beli tiket lewat Klook, datang ke pelabuhan minimal 30 menit sebelum kapal berangkat
-
Yang beli tiket lewat Klook, sebaiknya pesan minimal sehari sebelumnya
Paket Wisata Nusa Penida
Kamu merasa perjalanan Mei Yi Liao seru? Yuk, atur liburan Bali versimu sendiri! Jangan lupa juga kirim itinerary kamu ke grup ya!
Koleksi Cerita Perjalanan Bali

Lihat lebih banyak cerita perjalanan Bali di sini
Kamu juga pengen bikin catatan perjalanan tapi bingung mulai dari mana? Coba deh intip "Cara Menulis Catatan Perjalanan Bali yang Keren", biar catatan perjalananmu makin kece!