Bali Pertimbangkan Pajak Turis Harian—Bakal Jadi ‘Bhutan Berikutnya’?
Kesimpulan dulu ya: Bali lagi bahas kemungkinan meniru model Bhutan dengan ‘pajak turis harian’. Sebagai perbandingan, Bhutan sejak September 2022 sudah memungut biaya pembangunan berkelanjutan sebesar US$100 per hari, dan rencananya 2027 naik jadi US$200 per hari. Kebijakan ini masih dalam tahap diskusi, belum diterapkan di Bali. Saran kami, pantau terus update kebijakan terbaru biar info sebelum berangkat nggak ketinggalan zaman.
Bali lagi mempertimbangkan untuk memberlakukan pajak turis harian bagi wisatawan asing, meniru langkah Bhutan. Tujuannya: menarik wisatawan ‘berkualitas’ dan menambah pemasukan pemerintah.

Ketua Aliansi Pariwisata Bali, Puspa Negara, menekankan perlunya sistem seleksi wisatawan ala Bhutan, plus rencana pengembangan destinasi lokal dan peningkatan SDM. Inisiatifnya ini kemungkinan bakal didukung pemerintah daerah dan jadi fondasi kebijakan pariwisata ke depan.
Sejak 2023, Gubernur Bali Wayan Koster sudah menyetujui rencana ini sebagai langkah mengendalikan arus wisatawan. Menurutnya, ini nggak cuma bisa menekan overtourism, tapi juga menjaga lingkungan dan budaya lokal.
Biaya Pembangunan Berkelanjutan ala Bhutan Jadi Acuan
Sejak September 2022, semua turis yang masuk Bhutan wajib bayar US$100 per hari sebagai ‘Biaya Pembangunan Berkelanjutan’ (Sustainable Development Fee), dan rencananya 2027 bakal naik jadi US$200 per hari.
Kalau Bali benar-benar ngikutin kebijakan ini, bakal jadi mimpi buruk buat wisatawan liburan singkat apalagi ekspat. Bayangin aja, cuma karena status asing harus keluar ribuan dolar lebih—buat yang tinggal lama, ini beban yang nggak main-main.
Kebijakan ‘Turis Berkualitas’ Bisa Mengubah Wajah Bali
Konsep menarik ‘turis berkualitas’ udah jadi target para pejabat di berbagai destinasi wisata dunia. Tapi, industri pariwisata itu ekosistem yang kompleks — kalau terlalu banyak intervensi, bisa merusak keseimbangan yang ada, bahkan bikin nilai wisatanya ilang.
Bali itu menarik turis global bukan cuma karena pemandangan alam yang spektakuler, surga surfing, dan daya tarik budayanya, tapi juga karena vibes komunitasnya yang inklusif dan beragam. Hubungan harmonis antara warga lokal dan turis asing jadi kunci.
Tapi, kalau pajak harian dinaikkan drastis, struktur sosial Bali bisa berubah, dampaknya:
- Usaha kecil lokal dan penginapan keluarga bisa kena dampak, bahkan digusur hotel-hotel mewah
- Digital nomad dan pelancong jangka panjang bakal kabur ke destinasi yang lebih murah kayak Lombok di dekat sini
- Beach club, bar, dan pasar seni yang biasanya rame bakal sepi, atmosfer sosial di pulau ini ilang
Bali kayak gitu, masih bakal jadi surga liburan yang penuh jiwa dan energi buat para traveler?

Bali Udah Punya ‘Biaya Masuk’ Sekarang
Sebenarnya, sejak 2023, Bali udah narik biaya masuk satu kali buat turis asing sebesar 150,000 Rupiah (sekitar USD$10). Dibanding pajak harian di Bhutan, biaya ini masih kecil banget dan nggak bakal terlalu terasa buat kebanyakan wisatawan.
Bakal Ada Pajak Turis yang Lebih Berat di Bali?
Meskipun udah berkali-kali dibahas di internal pemerintah Bali soal kenaikan pajak turis, Menteri Pariwisata Indonesia, Sandiaga Uno, di 2024 dengan tegas menolak usulan pajak harian sebesar USD$50. Menurutnya, ini bisa bikin Bali kehilangan daya tarik sebagai destinasi wisata.
Ke depannya, apakah Bali bakal meniru Bhutan dengan menerapkan pajak turis harian? Masih perlu dilihat dari keputusan pemerintah dan respons masyarakat.
📌 FAQ
Apakah Bali saat ini sudah memberlakukan pajak turis?
Iya, Bali sudah mulai 2023 memungut biaya masuk satu kali untuk turis asing, sebesar 150,000 Rupiah (sekitar 10 USD).
Apakah pajak turis Bali akan naik?
Belum ada kabar pasti sih, tapi pemerintah lagi bahas kemungkinan menaikkan tarif, bahkan bisa meniru Bhutan dengan sistem pajak harian.
Kenapa Bali mempertimbangkan pajak turis harian?
Langkah ini buat ngatasin masalah overtourism, ningkatin kualitas wisatawan, dan nambah pemasukan negara buat jaga budaya dan lingkungan.
Dampak pajak turis ke pariwisata Bali?
Kalau tarifnya terlalu tinggi, bisa bikin toko kecil tutup, turis jangka panjang kabur, dan ganggu komunitas lokal plus keragaman industri pariwisata.
Apa itu Biaya Pembangunan Berkelanjutan Bhutan?
Sejak 2022, Bhutan menerapkan biaya harian sebesar USD$100 untuk turis, dan berencana menaikkannya menjadi USD$200 per hari pada 2027 sebagai sumber dana untuk lingkungan dan infrastruktur.