Berita Bali|AS Keluarkan Peringatan Wisata Zika, 13 Desa Masuk Zona Risiko Kebakaran Tinggi, Ombak Selatan Capai 2,2 Meter

✏️ 編輯文章

💡 Jawaban Singkat

Berita terbaru Bali, 25 Agustus 2026: CDC AS mengeluarkan peringatan kesehatan perjalanan Level 2 untuk Zika di Bali, namun Provinsi Bali belum menemukan kasus…

Topik yang Jadi Perhatian Wisatawan Bali + Rangkuman Berita|25/8/2026

🦟 AS Keluarkan Peringatan Perjalanan Zika untuk Bali, Tapi Belum Ada Kasus Positif di Bali

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) baru-baru ini mengeluarkan peringatan kesehatan perjalanan Level 2 ‘Tingkatkan Kewaspadaan’ untuk Bali, karena ada wisatawan yang dilaporkan terinfeksi virus Zika (Zika) setelah pulang dari Bali. CDC menyarankan wisatawan yang pergi ke Bali untuk lebih waspada terhadap gigitan nyamuk, dan juga mengingatkan bahwa virus Zika bisa menular melalui hubungan seksual.

Tapi, Dinas Kesehatan Provinsi Bali hari ini menyatakan, berdasarkan pemantauan dari unit kesehatan dan rumah sakit di setiap kabupaten/kota, belum ditemukan kasus positif virus Zika di wilayah Bali.

Jadi nggak perlu diartikan sebagai ‘wabah Zika di Bali’ ya.

Buat kamu yang mau liburan ke Bali, yang paling penting sebenarnya adalah melakukan pencegahan gigitan nyamuk, misalnya pakai lotion anti nyamuk, pakai baju yang sesuai, apalagi di siang hari jangan sampai lengah soal gigitan nyamuk.

Selain itu, virus Zika perlu diwaspadai terutama oleh ibu hamil, CDC juga mengingatkan infeksi virus Zika bisa berdampak serius pada janin.

🔥 Musim Kemarau Puncak! 13 Desa di Bali Masuk Zona Risiko Tinggi Kebakaran Hutan

Musim kemarau di Bali masih berlangsung, Klungkung sudah punya 13 desa yang masuk zona risiko tinggi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), meliputi area sekitar 26.362,88 hektar.

BPBD setempat mengingatkan warga untuk hemat air, dan jangan membuka lahan dengan cara dibakar, supaya tidak memicu api di cuaca kering.

Ini bukan cuma masalah yang perlu diperhatikan warga lokal aja.

Kalau akhir-akhir ini kamu punya rencana outdoor ke daerah yang lebih kering kayak Nusa Penida, Klungkung, atau Bali Timur, saran sih hindari bikin api sendiri atau aktivitas yang bisa memicu kebakaran.

Apalagi sekarang Bali lagi puncak musim kemarau, risiko ini diperkirakan bakal berlanjut beberapa waktu ke depan.

🦌 Kekeringan, Kolam Buatan di Taman Nasional Bali Barat Jadi ‘Stasiun Minum’ Satwa Liar

Musim kemarau nggak cuma berdampak ke manusia.

Taman Nasional Bali Barat baru-baru ini meningkatkan patroli, sekaligus bikin kolam buatan di dalam kawasan buat sumber air satwa liar.

Hasilnya, kolam itu langsung menarik satwa liar, kawanan rusa lokal dan hewan lainnya udah mulai pakai sumber air buatan ini.

Selain menambah pasokan air, pihak taman juga patroli pakai smart patrol, utamanya buat mencegah satwa liar kekurangan air akibat kekeringan, sekaligus risiko kebakaran hutan.

Kalau kamu lagi berencana ke Taman Nasional Bali Barat dalam waktu dekat, perubahan musim ini juga perlu diperhatikan.

🌊 Ombak di Selatan Bali sekitar 2,2 meter, hati-hati kalau mau ke pantai dan main air

Data laut terbaru dari BMKG menunjukkan, perairan selatan Bali saat ini punya tinggi ombak sedang sekitar 2,2 meter, kecepatan angin 15–16 knot, dan ada potensi angin kencang yang meningkat. Prakiraan ini berlaku untuk 24–27 Agustus.

Buat kamu yang cuma jalan-jalan di pantai Kuta, Seminyak, Canggu, dampaknya mungkin nggak terlalu terasa. Tapi kalau kamu punya rencana:

Surfing, snorkeling, diving, aktivitas laut, atau naik kapal ke pulau lain

Sebaiknya cek kondisi laut terbaru sebelum berangkat. Jangan cuma lihat cuaca cerah di hari itu lalu langsung anggap aman.

Sementara itu, ombak di perairan utara Bali relatif lebih rendah, sekitar 1,2 meter.

Jadi meskipun sama-sama di Bali, kondisi laut di utara dan selatan bisa beda banget.

🚢 Lalu lintas di Pelabuhan Gilimanuk sempat macet parah, yang mau ke Jawa wajib cek kondisi feri

Pada 23 Agustus, Dermaga Movable Bridge II di Pelabuhan Gilimanuk ditutup sementara, menyebabkan antrean kendaraan keluar-masuk pelabuhan mengular hingga sekitar 1 kilometer.

Gilimanuk adalah titik transit penting untuk kapal feri antara Bali dan Jawa. Jadi kalau besok kamu berencana:

Bali → Jawa

Terutama kalau kamu mau self-drive, sewa mobil, atau naik bus ke Ketapang, disarankan cek dulu status terbaru feri dan pelabuhan, serta siapkan waktu cadangan.

Masalah transportasi kayak gini biasanya nggak terlalu berpengaruh buat wisatawan yang nginep di Kuta, Ubud. Tapi penting banget buat yang punya rencana lintas pulau ‘Bali + Jawa Timur’.

🗺️ 峇里島行程規劃工具

告訴我你的旅行風格,立即獲得個人化分區攻略與景點推薦

開始規劃我的行程 →
💬 Ikut Diskusi Diskusi di Forum →
  • Memuat⋯