Topik Hangat Wisatawan Bali + Rangkuman Berita|19/8/2026
🏔️ Turis China Jatuh Saat Foto di Puncak Pulau Padar, Pingsan dan Dilarikan ke RS
Seorang turis asal China pada 18 Agustus lalu mendaki ke puncak Pulau Padar di Taman Nasional Komodo untuk foto, tapi tidak sengaja terpeleset, jatuh, dan kehilangan kesadaran.
Tim SAR gabungan setempat tiba di lokasi siang hari, lalu menggunakan perahu cepat RIB untuk membawa korban ke Marina Labuan Bajo, kemudian ambulans mengantarnya ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk perawatan.
Insiden ini kembali mengingatkan wisatawan yang pergi ke Pulau Padar: area foto di puncak cukup terjal, jangan sampai nekat melewati batas aman demi foto.
Apalagi baru-baru ini Flores diguncang gempa kuat M7,7, wisatawan yang menuju Labuan Bajo dan Komodo harus lebih perhatikan pengumuman keamanan terbaru di sana.
🌋 Setelah Gempa Kuat Flores, Bali Tetap dalam Status Aman untuk Wisata
Laporan terbaru dari The Bali Sun menyebutkan, meskipun Indonesia masih berduka atas korban gempa M7,7 Flores, Pulau Bali sendiri masih dianggap aman untuk wisata normal.
Yang perlu dievaluasi ulang terutama adalah perjalanan ke East Nusa Tenggara (NTT), termasuk Flores, Labuan Bajo, dan sekitarnya.
Ini penting banget buat traveler dari Taiwan, Hong Kong, dan Malaysia:
Bali ≠ Flores.
Kalau itinerary kamu cuma seputar Kuta, Seminyak, Ubud, Sanur, Uluwatu, Nusa Dua, dan destinasi lain di Pulau Bali, nggak perlu khawatir cancel trip gara-gara gempa Flores. Nggak ada hubungannya.
Tapi kalau kamu rencanain ‘Bali + Labuan Bajo + Komodo’, sebaiknya konfirmasi ulang jadwal penerbangan, akomodasi, dan aktivitas laut sebelum berangkat.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Bali juga sudah mengirimkan bantuan ke daerah bencana NTT, dengan alokasi awal 1,5 miliar Rupiah untuk pembelian dan pengiriman logistik.
Gempa Kuat di Flores Dekat Pulau Komodo, Tapi Bali Tetap Aman — Yang Perlu Kamu Tahu
🇪🇺 Wisatawan Eropa Tetap Jadi Pasar Utama Bali, Indonesia Peringkat Kedua Destinasi Terpopuler di Asia
Bali masih jadi pintu masuk utama dan destinasi favorit wisatawan Eropa ke Indonesia.
Menurut laporan terbaru Tribun Bali, Bali tetap menjadi tujuan utama yang menarik wisatawan Eropa, dan Indonesia secara keseluruhan juga masih sangat populer di pasar wisata Asia.
Ini sinyal penting buat pasar pariwisata Bali: meskipun menghadapi masalah macet, lingkungan, dan manajemen akomodasi, daya tarik Bali buat turis internasional tetap kuat.
Buat kamu para traveler, ini artinya daerah populer kayak Seminyak, Canggu, Ubud, Uluwatu, bakal tetap ramai dan permintaan akomodasi tinggi di musim liburan.
✈️ Perhatian! Penerbangan internasional ke Bali, akhir bulan ini bakal langsung ngingetin kamu ‘jangan lupa bayar pajak turis’
Ini worth banget masukin morning briefing kamu.
Pemerintah Provinsi Bali udah sepakat sama maskapai penerbangan, mulai akhir Agustus nanti, penerbangan internasional ke Bali bakal muterin pengumuman sebelum lepas landas, ngingetin turis asing buat bayar Pajak Turis Bali.
Saat ini Pajak Turis Bali masih Rp150.000 per orang, dan dibayar sekali setiap perjalanan. Biaya ini mulai berlaku sejak 14 Februari 2024.
Sekarang kamu bisa bayar lewat website atau aplikasi Love Bali duluan, atau bayar langsung di Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Benoa, dan lokasi lain yang udah ditentukan.
Yang lebih menarik, data pemerintah Bali nunjukin, sampai Agustus 2026, tingkat pembayaran pajak turis udah naik ke 43%, dan dalam 8 bulan pertama tahun ini udah terkumpul sekitar Rp235 miliar.
Jadi kalau nanti sebelum naik pesawat denger pengumuman ‘Harap turis asing membayar Bali Tourist Levy’, itu bukan bandara tiba-tiba nambah biaya baru, tapi cuma ngingetin kamu soal Pajak Turis Bali yang udah ada.
🏝️ Penerimaan Pajak Turis Bali masih di bawah setengah, pemerintah beralih ke ‘pengingatan langsung’ dari maskapai
Ini sebenarnya angka yang lebih penting dari berita sebelumnya.
Tingkat pembayaran pajak turisme Bali tahun 2025 cuma 35,4%, dan meskipun naik jadi 43% sampai Agustus 2026, itu artinya lebih dari setengah turis asing belum bayar.
Makanya pemerintah provinsi Bali mulai mengarahkan sosialisasi ke turis sebelum berangkat.
Ke depannya, turis mungkin bakal dengar pengingat di pesawat menuju Bali, bukan baru tahu pas sampai di Bandara Ngurah Rai.
Saran gue simpel:
Bayar aja sebelum berangkat.
Rp150.000 sih bukan biaya besar, tapi bayar duluan bisa ngurangin repot cari loket, antre, atau lupa bayar pas sampai bandara.
Cara bayar pajak turisme? Cek di sini
Belum ada diskusi — jadilah yang pertama bertanya.