Kementerian Kesehatan Indonesia baru-baru ini mengumumkan bahwa karena meningkatnya kasus Mpox (sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet) secara global, prosedur skrining di Bali dan daerah lain akan diperketat. Mpox adalah virus yang sangat menular, jadi kita semua perlu lebih waspada.

Pada 18 Agustus, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan, Yudhi Pramono, dalam konferensi pers menyatakan bahwa semua wisatawan asing yang masuk ke Indonesia kini wajib mengisi kuesioner kesehatan saat tiba. Kuesioner ini akan menanyakan kondisi kesehatan, riwayat kontak terbaru, dan tempat-tempat yang baru saja dikunjungi.
Pemerintah Indonesia berharap dengan cara ini dapat menurunkan risiko wabah Mpox di dalam negeri.
Pramono juga menjelaskan: ‘Kami akan mengumpulkan data berdasarkan negara asal [penumpang yang masuk]. Jika mereka merasa tidak enak badan, kami sarankan untuk tidak melanjutkan perjalanan.’ Ia menegaskan bahwa Indonesia akan tetap waspada tinggi terhadap virus ini dan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi keselamatan publik.
Selain itu, Pramono mengingatkan bahwa masa inkubasi virus ini bisa mencapai 34 hari, sehingga kewaspadaan tinggi harus dijaga di semua titik masuk. Saat ini, jumlah kasus Mpox di Indonesia menurun dibandingkan tahun lalu, dan pemerintah ingin mempertahankan tren positif ini.
Hingga tahun 2024, Indonesia telah mengonfirmasi 14 kasus Mpox, dengan 74 kasus suspek. Dibandingkan data periode yang sama tahun 2023, ini adalah penurunan yang signifikan, di mana saat itu terdapat 73 kasus terkonfirmasi dan 240 kasus suspek yang dilaporkan.
Pada 14 Agustus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan wabah Mpox saat ini sebagai ‘Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional’, dan menyerukan negara-negara untuk mengambil langkah-langkah yang sesuai dalam menangani wabah ini.
Saat ini, virus ini telah menyebar ke luar benua Afrika, dengan kasus terkonfirmasi juga dilaporkan di Swedia dan Pakistan.
Kamu bisa cari info lebih lengkap soal Mpox di website resmi WHO. Virus ini bisa menular kalau kamu kontak kulit langsung dengan orang yang terinfeksi, atau kalau kamu menghirup napas mereka saat berada dalam jarak dekat. Selain itu, menyentuh barang yang terkontaminasi virus (misalnya seprai, baju, atau handuk) juga bisa bikin kamu tertular, karena virus bisa masuk lewat kulit, saluran pernapasan, hidung, mulut, dan mata.
Sampai sekarang, Indonesia belum ngeluarin aturan pencegahan tambahan apa pun. Masih belum jelas apakah bakal ada kebijakan baru dalam beberapa hari atau minggu ke depan. Kalau kamu khawatir udah terpapar virus atau mulai muncul gejala, segera periksakan diri ke dokter.
Kebanyakan orang yang kena Mpox nggak perlu perawatan khusus, cukup terapi suportif sederhana — biasanya buat meredakan gejala mirip flu dan pegal-pegal. Kalau parah, mungkin perlu obat antivirus. Vaksinasi juga bisa dilakukan sebelum atau sesudah terpapar virus buat mencegah infeksi.