
Ringkasan Inti : Rahasia liburan ala pro ke Bali — ① Urus eVisa + e-Customs Declaration sebelum berangkat, pajak turis opsional; ② Jangan padatin jadwal, Monkey Forest dan Ubud Palace cukup lihat 5 menit aja, sisanya buat jalan-jalan santai; ③ Kalau nginep di Villa jangan bikin jadwal padat, esensi Villa itu santai nikmatin kolam renang dan sinar matahari; ④ Biaya 10 hari full Villa kira-kira setara hotel 5 hari 4 malam di Taiwan, trip mandiri lebih fleksibel daripada paket tur.
Bali, tanah yang indah ini, menarik pelancong dari seluruh dunia. Di grup Facebook kami, Chihming Lai — bukan travel agent atau staf biro perjalanan — tapi setiap enam bulan sekali dia sengaja ke Bali buat relaksasi, nikmatin sinar matahari, bir, pantai, dan bikini. Buat dia, atmosfer slow living khas Bali adalah daya tarik terbesarnya. Berikut ini dia berbagi pengalaman traveling dan tips praktis.
(Konten di bawah diadaptasi dan disebarluaskan dengan izin Chihming Lai)
Persiapan Sebelum Berangkat:
Sebelum berangkat, dia menyarankan urus eVisa online. Pas masuk dengan paspor Taiwan, cukup scan paspor buat face recognition, bisa lewat cepat tanpa antre.
Setelah ambil bagasi dan mau keluar bandara, kamu perlu siapin e-Customs Declaration. e-Customs Declaration wajib diurus sebelumnya, pas lewat tinggal scan aja, bisa hemat waktu banget, penting banget.
Soal pajak turis, dia bilang terserah masing-masing mau bayar atau enggak. Dia pribadi senang dukung kegiatan lingkungan kayak pelepasan penyu, meskipun ada yang mempertanyakan penggunaan dana, setidaknya itu bentuk dukungan buat lingkungan. Cuma USD$10, setara beberapa kaleng bir.
Setelah tiba di Bali:

- Jangan bikin jadwal terlalu padat, karena mampir sebentar terus pergi, mending pelan-pelan aja, nikmatin slow living dengan hati senang, jalan-jalan tanpa tujuan, minum es segar, biar jiwa dapat napas.
- Sekarang Bali bisa dinikmati dengan suasana yang lebih tenang, setidaknya polusi di pantai juga sudah jauh lebih baik.
- Buat yang bingung mau ke tempat mana aja, saran dia: Monkey Forest dan Ubud Palace sih worth it dikunjungi, tapi 5 menit aja cukup, nggak perlu lama-lama. Sebaliknya, di seberang jalan istana ada Pasar Ubud, mungkin jalan-jalan di sana lebih seru. Kalau sawah terasering, di sepanjang jalan udah kelihatan, bisa diatur mau mampir atau nggak. Intinya, perjalanan itu sendiri sudah jadi pemandangan, mending fokus nikmatin dan rileks aja.
Baca juga: Panduan Lengkap Ubud Bali 2025: 100 Cara Mengenal Ubud Lebih Dalam|Eksplor Pesona Ubud
Saran Akomodasi & Rencana Perjalanan:
- Dia sangat menyarankan tamu yang nginep di Villa jangan bikin jadwal terlalu padat, itu bakal sia-siain makna dan biaya Villa. Villa itu identik dengan santai, harusnya nikmatin kolam renang dan sinar matahari, minum-minum sambil relaks, kalau mau keluar baru pergi. Buat apa pagi-pagi udah berangkat, sore baru pulang, apalagi ada tamu yang nginep di Villa cuma satu dua malam terus pindah, itu terlalu capek. Nginep di Villa tujuannya istirahat, nikmatin pemandangan Villa, santai, nggak perlu repot.
- Lama liburan di Bali, rencana perjalanan harus disesuaikan, jangan cuma lihat-lihat doang. Lalu lintas di sini sering macet, jalannya sempit dan susah, mustahil bisa datengin semua tempat populer.
- Dia sendiri selalu backpacker, nggak nginep hotel, full Villa tanpa pindah-pindah. Biaya Villa 10 hari kira-kira setara harga hotel 5 hari 4 malam di Taiwan. Perjalanan mandiri lebih fleksibel, nggak perlu terpaku paket tur.
- Masalah bahasa sebenarnya nggak perlu terlalu khawatir, senyum ramah itu cara komunikasi terbaik. Lagipula, bisa pakai HP sebagai alat bantu penerjemah.

Penutup:
Terakhir, traveler yang sering ke Bali ini dengan tulus berharap bisa berbagi pengalaman di grup, menjawab pertanyaan kalian, dan menyebarkan info perjalanan yang berguna, karena dia benar-benar ‘jatuh cinta’ sama tanah ini dan budaya slow living-nya yang unik.

Klik di sini untuk lihat lebih banyak cerita perjalanan seru di Bali
Kamu juga mau nulis cerita perjalanan tapi bingung mulai dari mana? Coba lihat ‘Cara Menulis Cerita Perjalanan Bali yang Keren’ untuk bikin ceritamu makin standout!