
Cari promo & booking di sini:
➡️Cari Penginapan di Bali Klik Sini⬅️
➡️Lebih Banyak Diskon Seru di Bali Klik Aja⬅️
Kesimpulan Awal: Saat bayar pakai kartu di Bali, kalau kasir nanya mau pakai mata uang apa, pilih Rupiah, jangan pilih USD — pilih USD sama aja masuk jebakan DCC (Dynamic Currency Conversion), kena biaya siluman sekitar 5%, lebih gede dari biaya transaksi luar negeri biasa (1,5%).
Bali emang jadi destinasi favorit turis Taiwan, dan makin banyak yang sadar kalau bayar pakai kartu di sana itu praktis banget. Tapi, beberapa turis pas bayar pakai kartu malah kaget tagihannya lebih mahal 5% dari perkiraan! Kok bisa? Ini karena mereka kena jebakan DCC (Dynamic Currency Conversion)!
Pas kalian bayar pakai kartu di Bali, kalau ditanya mau pakai mata uang apa, WAJIB pilih Rupiah (pay with Rupiah), jangan pilih USD. Soalnya DCC ngasih pilihan buat bayar pake mata uang lokal atau mata uang negara asal. Banyak yang salah pikir pilih USD lebih murah, padahal pas balik ke Taiwan baru nyadar kursnya nggak worth it, apalagi kalau transaksinya gede atau di mall.
Pilih bayar pake mata uang negara asal emang langsung dikonversi sesuai kurs hari itu, tapi udah termasuk biaya tambahan (bukan biaya transaksi luar negeri 1,5%). Jadi buat yang liburan ke Bali, pas bayar pakai kartu WAJIB pilih mata uang lokal.
Banyak turis berpengalaman juga cerita pengalaman mereka, termasuk pas booking hotel online. Mereka sepakat: di luar negeri, selalu pilih mata uang lokal biar nggak rugi.